Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Prabowo Minta Dana Otsus Tidak Dipakai untuk DLN Pemda di Papua

📅 Rabu, 17 Des 2025, 06:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Prabowo Minta Dana Otsus Tidak Dipakai untuk DLN Pemda di Papua Doc: ANTARA
Ket. Presiden Prabowo Subianto (kiri) menyalami kepala daerah-kepala daerah dari Papua saat acara pengarahan kepada seluruh kepala daerah se-Papua beserta Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua di Istana Negara, Jakarta, Selasa (16/12/2025). 

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto meminta pemerintah daerah di Papua tidak menggunakan dana otonomi khusus (otsus) untuk keperluan dinas luar negeri (DLN) pejabat-pejabat daerah.

Dana otsus, sebagaimana disampaikan oleh Presiden Prabowo saat acara pengarahan untuk kepala daerah se-Papua, dipergunakan untuk program-program pembangunan prioritas di daerah, yang ditujukan langsung untuk kepentingan rakyat.

“Saya minta benar-benar kepada gubernur, para bupati, tanggung jawab ya. Bupati dan gubernur jangan banyak jalan-jalan luar negeri menggunakan dana otsus,” kata Presiden Prabowo saat acara pengarahan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (16/12), sebagaimana dikutip dari siaran resmi Sekretariat Presiden, Rabu17/12.

“Bisa? Kok jawabannya kurang?” tanya Presiden kepada seluruh kepala daerah se-Papua yang hadir.

“Bisa!” kata kepala daerah-kepala daerah kompak menjawab pertanyaan Presiden.

Presiden kemudian mengingatkan pengawasan saat ini tidak hanya dilakukan oleh internal pemerintahan, tetapi langsung oleh rakyat.

“Rakyatmu itu sudah pintar-pintar. Semua punya gadget. Nanti Mendagri (Tito Karnavian, red.) awasi ya. Jangan bupati terlalu lama ada di Jakarta,” kata Presiden Prabowo.

Presiden kemudian lanjut mengingatkan para kepala daerah itu untuk amanah terhadap rakyat yang mereka pimpin,

“Saudara bertanggung jawab kepada rakyatmu. Komite membantu. Para menteri siap (membantu). Program-program pusat pun akan kita turunkan ke saudara-saudara,” kata Presiden Prabowo.

Komite yang disebut oleh Presiden merujuk kepada Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, yang juga mengikuti acara pengarahan di Istana Negara. Sementara itu, program-program pusat yang juga diturunkan ke daerah, di antaranya makan bergizi gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Koperasi Desa Merah Putih, swasembada pangan, dan swasembada energi.

Oleh karena itu, Presiden meminta seluruh kepala daerah di Papua untuk berhubungan erat dan berkoordinasi dengan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional untuk menyusun program-program prioritas di daerahnya masing-masing.

“Silakan saudara-saudara merancang, para bupati, gubernur, apa yang menjadi perhatian utama saudara-saudara, kesulitan utama saudara-saudara, prioritas saudara-saudara,” kata Presiden Prabowo ke kepala daerah se-Papua.

“Tidak mungkin kita bisa selesaikan semua seketika, tetapi kalau kita punya prioritas, saudara-saudara, kita akan cocokkan dengan kemampuan yang bisa kita lakukan sekarang,” sambung Presiden.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

33 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

36 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

58 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.