Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Gaya Hidup dan Hindari Stres Penting untuk Kaum Pria

📅 Rabu, 17 Des 2025, 08:58 WIB | Oleh:
Perkuat Gaya Hidup dan Hindari Stres Penting untuk Kaum Pria Doc: ist
Ket. olahraga teratur

JAKARTA – Para pria harus berhati-hati dan jalankan hidup sehat serta jauhi stress agar sperma bagus. Sebab menurut Dokter Spesialis Andrologi Eka Hospital Grand Family PIK Christian Christoper Sunnu, Azoospermia atau sperma kosong disebabkan beragam faktor mulai dari lingkungan, seperti gaya hidup tak teratur, hingga kondisi medis tertentu misalnya kualitas kurang tidur dan stres.

"Faktor lain yang menyebabkan sperma kosong adalah polusi, rokok, alkohol, makanan tinggi gula dan berpengawet, kurang hormon, dan infeksi," kata Christian Christoper Sunnu di Tangerang, Banten, Selasa.

Ia menjelaskan sperma kosong adalah suatu kondisi medis serius yang menjadi perhatian dalam isu infertilitas pria. Kondisi ini berarti tidak ditemukan satu pun sperma pada air mani pria.

Sperma kosong dapat terlihat seperti air mani yang encer dan bening seperti air. Kondisi ini menyumbang sekitar 20 persen dari kasus infertilitas di dunia.

Di Indonesia, sekitar 4-6 juta pasangan muda mengalami infertilitas atau kesulitan memiliki anak. Sekitar 30 persen dari kasus infertilitas ini disebabkan oleh infertilitas pada laki-laki. "Selain itu jumlah sperma laki-laki di dunia telah menurun lebih dari 50 persen dalam setengah abad terakhir," katanya.

Sperma kosong terdiri dari dua tipe utama yakni sumbatan pada saluran reproduksi yang disebabkan infeksi lama seperti akibat sering bergonta-ganti pasangan tanpa kondom. Trauma yang sangat keras pada area testis, misalnya jatuh atau terkena tendangan dan faktor genetik.

Lalu tipe kedua adalah non-sumbatan yang disebabkan oleh masalah produksi sperma. Penyebabnya mencakup gaya hidup, rokok, dan konsumsi ultra processed food. Selain itu faktor genetik, kurangnya hormon termasuk suntik hormon sembarangan, infeksi seperti gondongan atau COVID-19, serta penggunaan obat-obatan tertentu, Varikokel.

"Kedua tipe sperma kosong sangat sulit disembuhkan. Sampai saat ini belum ada terapi yang dapat meningkatkan jumlah sperma dari nol hingga benar-benar normal," ujarnya.

Lalu tipe non-sumbatan dapat diringankan dengan penggunaan suntik hormon atau stem cell, meskipun hal ini bukan jaminan 100 persen jumlah sperma dapat kembali normal, karena jumlah sperma yang sangat terbatas.

"Pada kasus sperma kosong seringkali memerlukan tindakan In Vitro Fertilization (IVF) atau bayi tabung untuk memungkinkan pasangan memiliki keturunan. Ada harapan bahwa di masa depan akan ada treatment yang dapat mengembalikan 100 persen kesuburan sperma pria," katanya.

Sunnu juga menekankan untuk menjaga buah zakar sebagai organ yang mampu menghasilkan sperma. Karena sekali rusak, sangat sulit untuk mengembalikannya ke kondisi awal.

"Penting sekali untuk menjaga kesehatan buah zakar pria sejak kecil dan tidak menunggu hingga sudah menikah untuk mulai berobat," katanya.


Pewarta : Achmad Irfan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.