- Home
-
- Luar Negeri
-
- Pendaki Dibatasi: Aturan B...
Pendaki Dibatasi: Aturan Baru Nepal untuk Himalaya yang Lebih Bersih
Rabu, 17 Des 2025, 20:57 WIBKATHMANDU - Nepal kemungkinan akan membatasi jumlah pendaki gunung dan mengatur jadwal pelaksanaan ekspedisi, dengan mempertimbangkan daya tampung gunung, periode cuaca bersahabat yang singkat bagi pendakian serta potensi kemacetan.
Dalam Rencana Aksi Menjaga Kebersihan Gunung untuk periode lima tahun (2025-2029) yang diumumkan pada Selasa (16/12), Kementerian Kebudayaan, Pariwisata, dan Penerbangan Sipil Nepal memperkenalkan serangkaian kebijakan untuk mengatasi masalah sampah yang semakin meningkat di pegunungan, termasuk membatasi jumlah pendaki.
Pemerintah akan menyiapkan ketentuan hukum dan kebijakan untuk menetapkan serta mengatur jumlah pendaki dan jadwal pelaksanaan ekspedisi, menurut rencana aksi tersebut.
Mahkamah Agung Nepal tahun lalu meminta pemerintah untuk menerbitkan izin hanya jika jumlah pendaki telah ditentukan. Arahan itu dikeluarkan di tengah terjadinya kemacetan di jalur puncak dan penumpukan sampah.
Bagi tim-tim yang ditugaskan untuk membuka rute menuju puncak (pemasangan tali/rute), akan ditetapkan syarat bahwa semua material yang digunakan untuk pekerjaan ini wajib dibawa pulang setelah musim pendakian berakhir. Ant/Xinhua
- Himalaya
- nepal
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Dorong Pembiayaan Kreatif Infrastruktur di Bali, PII Gandeng Kemendagri
-
Gempa M7,7 Lumpuhkan Akses Flores! PU Kebut Perbaikan Jembatan & Jalan
-
Wamenlu AS: Washington Siap Kerja Sama dalam Menjaga Integritas Wilayah Indonesia
-
Resmi! Max Verstappen Perpanjang Kontrak di Red Bull sampai 2030
-
Salju Longsor, Legenda Pendaki Nirmal Purja Hilang di Pakistan - Empat Jenazah Ditemukan
-
Bantu Masyarakat Terdampak Bencana, Kementan Kirim Bantuan Pangan Senilai 75,4 Miliar ke Flores
-
Hasil Liga Spanyol: Real Betis Menang Tipis 1-0 Atas Real Sociedad
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.