Daya Beli Membaik, BI Ramalkan Penukaran Uang Akhir Tahun Melonjak
Rabu, 17 Des 2025, 19:30 WIBJAKARTA â Bank Indonesia (BI) memproyeksikan kebutuhan penukaran uang pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 akan meningkat, sejalan dengan menguatnya daya beli dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Kondisi ekonomi yang lebih stabil dinilai mendorong mobilitas, konsumsi, dan transaksi tunai menjelang akhir tahun.
Peningkatan penukaran uang tersebut mencerminkan optimisme terhadap pemulihan ekonomi domestik, khususnya pada sektor konsumsi rumah tangga.
BI pun melihat tren ini sebagai sinyal membaiknya kepercayaan masyarakat terhadap kondisi keuangan, sekaligus indikator meningkatnya perputaran uang di perekonomian.
âTahun ini kami perkirakan akan terjadi peningkatan terhadap jumlah penukaran uang karena kondisi ekonomi dan sosial yang baik secara umum,â kata Deputi Gubernur BI Ricky Perdana Gozali dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Bulan Desember 2025 di Jakarta, Rabu (17/12).
Dengan pertimbangan itu, BI meningkatkan modal penukaran sebesar 36 persen, meski ia tidak merinci nominal pasti modal uang tunai yang disiapkan oleh bank sentral.
Waktu penukaran pun diperpanjang dengan jangkauan area penukaran yang diperluas agar kebutuhan masyarakat terhadap penukaran uang dapat terakomodasi dengan baik.
Rinciannya, BI menyiapkan layanan penukaran uang melalui program bertajuk SERUNAI (Semarak Rupiah di Hari Natal Penuh Damai) sepanjang 8â23 Desember 2025.
Penukaran dapat dilakukan melalui 46 kantor perwakilan dalam negeri BI yang tersebar di seluruh Indonesia.
âKami harap ini bisa membantu masyarakat dalam kebutuhan uang tunai dan sesuai dengan harapan dari masyarakat. Tentunya, penukaran ini dapat dilakukan melalui aplikasi PINTAR yang telah kami siapkan untuk masyarakat melalui penukaran,â jelas Ricky.
Sejalan dengan langkah BI, perbankan juga bersiap menyediakan uang tunai untuk kebutuhan sepanjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Pada deretan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), misalnya, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menyiapkan uang tunai secara net sebesar Rp25 triliun, meningkat 5,8 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.
Sementara itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menyiapkan uang tunai sebesar Rp21 triliun dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyiapkan uang tunai Rp15,49 triliun.
Dari kalangan bank swasta, sebagai contoh, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyiapkan uang tunai sebesar Rp42,1 triliun untuk periode 21 Desember 2025 (H-4 Natal) hingga 4 Januari 2026.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Layanan Penukaran Uang Bank Indonesia di Jakarta Diserbu Warga
-
BMKG Prakirakan Sebagian Besar Kota di Indonesia Hujan Ringan Rabu
-
Trump Umumkan Bantuan US$15,5 Miliar untuk Petani AS yang Terdampak Tarif
-
Korban Meninggal Akibat Hujan Deras di Asia Lampaui 1.300 Jiwa
-
Inilah Kasus yang Membuat Bos Djarum Victor Hartono Dicekal
-
Semarak penukaran uang rupiah untuk Imlek
-
Dugaan Tarik Paksa Kendaraan di Daan Mogot, Polisi Lakukan Patroli
Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Bijih Timah Ilegal Senilai Rp1,8 Miliar.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.