Pendekatan Citywide Inclusive Sanitation (CWIS) Dinilai Kunci Percepat Sanitasi Perkotaan Inklusif
Selasa, 16 Des 2025, 18:15 WIBBANGKOK â Pendekatan Citywide Inclusive Sanitation (CWIS) dinilai menjadi kunci untuk mempercepat penyediaan layanan sanitasi perkotaan yang inklusif dan berkelanjutan. Hal tersebut mengemuka dalam sesi bertajuk CWIS in Practice pada GWSC Partners Learning Forum di Asian Institute of Technology, Bangkok, 7 Desember 2025.
Diskusi menekankan pentingnya empat pilar utama dalam implementasi CWIS, yakni penguatan tata kelola, perencanaan berbasis data, pengembangan kapasitas, serta pelibatan organisasi masyarakat sipil untuk memastikan kebutuhan kelompok rentan dan pekerja sanitasi terakomodasi dalam kebijakan.
Delegasi Indonesia menilai pendekatan CWIS mendorong kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat sipil. Perwakilan pemerintah daerah dan APEKSI menyoroti pentingnya integrasi data lintas instansi agar perencanaan sanitasi lebih akurat dan tepat sasaran.
Ketua Kompartemen KADIN DIY Fajarruddin Achmad Muharom menambahkan bahwa tantangan terbesar sering kali terletak pada kerja teknis yang tidak terlihat, seperti integrasi data, pembentukan kelompok kerja implementasi, serta pelatihan teknis bagi UMKM teknologi sanitasi. Menurut dia, kombinasi pendekatan CWIS, standar mutu, dan sistem digital merupakan paket lengkap agar program sanitasi tidak berhenti di tataran perencanaan.
Forum tersebut menyimpulkan bahwa keberhasilan sanitasi perkotaan tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi dari kemampuan sistem kota dalam menyediakan layanan yang aman, inklusif, dan berkelanjutan bagi seluruh warga.
Berita Terkait:
-
Semarang Siapkan Pawai Ta'aruf MTQ Nasional 2026, 1.000 Peserta Ambil Bagian
-
Dukung Ketahanan Energi, Kemenhub Perkuat Transportasi Rendah Karbon Lewat ITS 2026
-
Pemkab Gianyar Beri Masukan DPRD terkait Raperda Penataan Sempadan Sungai
-
Bupati Lombok Timur Sebut Kehadiran Dokter Penentu Kemajuan SDM dan Kesehatan Masyarakat.
-
Dokter: Rutin Olahraga pada Usia 40 Tahun Bisa Turunkan Risiko Jantung
-
Bulog Wajibkan Sertifikasi Penggilingan Padi Mitra Mulai 2027, Ini Tujuannya
-
BNPB Petakan Tingkat Kesiapsiagaan Bahaya Tsunami di Kawasan Pesisir Banten
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.