Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kreasi Tradisional Anyaman Rotan Kalteng Mampu Bersaing di Pasar Global

📅 Selasa, 16 Des 2025, 13:42 WIB | Oleh:
Kreasi Tradisional Anyaman Rotan Kalteng Mampu Bersaing di Pasar Global Doc: antara foto
Ket. Ketua Tim Reses Komisi VII DPR RI Evita Nursanty saat mengunjungi salah satu UMKM di Kota Palangka Raya yang memproduksi berbagai macam jenis kerajinan berbahan dasar anyaman rotan, yakni di Indang Apang Galeri.

PALANGKA RAYA - Ketua Tim Reses Komisi VII DPR RI Evita Nursanty mengatakan, produk kreasi tradisional anyaman rotan UMKM di Kalimantan Tengah (Kalteng) mampu bersaing di pasar global.

"Hari ini kami diajak mengunjungi salah satu UMKM di Kota Palangka Raya yang memproduksi berbagai macam jenis kerajinan berbahan dasar anyaman rotan, yakni di Indang Apang Galeri," katanya usai melakukan peninjauan lapangan, Selasa (16/12).

Menurutnya, produk-produk yang dihasilkan Indang Apang Galeri memiliki kualitas yang halus dan mendunia, baik itu sepatu, tas dan lainnya.

Dia pun menekankan Kementerian Pariwisata, Ekonomi Kreatif, UMKM dan lainnya mampu memberi ruang kepada produk ini untuk bisa dipasarkan saat pameran baik di dalam negeri maupun luar negeri.

"Karena kan kalau sudah ada produknya, kemudian tidak bisa dipasarkan, kan jadinya percuma juga. Jadi perlu ada pendampingan, pelatihan dan pemasaran dari pemerintah," ucapnya.

Evita yang merupakan Wakil Ketua Komisi VII DPR itu juga menekankan, perlunya pemerintah memberi pendampingan secara serius agar produk UMKM dapat terus berinovasi, menciptakan produk yang mampu menarik perhatian pembeli.

Dia memberi contoh, seperti kerja sama dengan para desainer untuk membuat anyaman rotan menjadi barang mewah sehingga mampu menaikkan nilai dari produk lokal.

"Jadi memang sebenarnya yang UMKM perlukan itu kan pelatihan-pelatihan serta pendampingan yang mampu meningkatkan kualitas produk mereka, sehingga mampu dikenal seluruh dunia," ujarnya.

Evita juga mengungkapkan, peran media seperti Kantor Berita ANTARA, TVRI dan RRI diperlukan untuk membantu menyebarluaskan produk-produk lokal ke khalayak luas.

Dengan demikian UMKM di Kalimantan Tengah dapat terus maju dan berdampak langsung dalam perkembangan ekonomi kreatif.

"Yang pasti aspirasi dari pelaku UMKM yang disampaikan sudah kami serap dan akan kami bahas di tingkat pusat agar produk mereka dapat terus eksis," demikian Evita.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Gaji PPPK Dibayar APBN, Gub...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.