Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korsel–AS Bahas Korea Utara di Tengah Perbedaan Sikap Antar Kementerian di Seoul

📅 Selasa, 16 Des 2025, 19:55 WIB | Oleh:
Korsel–AS Bahas Korea Utara di Tengah Perbedaan Sikap Antar Kementerian di Seoul Doc: Antara
Ket. Seorang tentara (kiri) dari Tentara Rakyat Korea Demokratik (DPRK) memperhatikan saat seorang tentara Korea Selatan berjaga di desa gencatan senjata Panmunjom, perbatasan antara Korea Selatan dan Korea Utara.

Seoul - Korea Selatan dan Amerika Serikat, Selasa (16/12), menggelar pertemuan untuk mengoordinasikan kebijakan terhadap Korea Utara, kata para pejabat, di tengah perbedaan pandangan antar-kementerian di Seoul yang membayangi upaya tersebut.

Pertemuan konsultatif itu menjadi dialog pertama antara kedua sekutu ini mengenai isu Korea Utara sejak pemerintahan liberal Presiden Lee Jae Myung mulai menjabat pada Juni.

Seoul berupaya memperbaiki hubungan antar-Korea yang mandek sekaligus membantu menghidupkan kembali dialog antara Washington dan Pyongyang, meski Korea Utara berulang kali menolak pendekatan diplomatik.

Pertemuan Selasa itu dipimpin Jeong Yeon-doo, wakil Menteri Luar Negeri Korea Selatan untuk Strategi Diplomatik dan Intelijen, serta Duta Besar Amerika Serikat untuk Korea Selatan Kevin Kim yang bertindak sebagai pejabat sementara.

Kementerian Luar Negeri Korsel sebelumnya menyatakan pertemuan tersebut akan membahas kebijakan terkait Korut secara luas, termasuk opsi untuk kembali melibatkan negara tertutup itu dalam dialog. Seoul juga berharap kanal konsultasi ini dapat berjalan secara rutin.

Namun, pertemuan ini berlangsung di saat Kementerian Unifikasi—yang menangani urusan antar-Korea—menyuarakan keberatan terhadap dialog yang dipimpin Kementerian Luar Negeri dan Amerika Serikat. Kementerian tersebut menilai pendekatan itu berpotensi melemahkan peluang pemulihan hubungan dengan Pyongyang.

Menteri Unifikasi Chung Dong-young dan sejumlah anggota kabinet lainnya dilaporkan khawatir kanal dialog ini akan mengulang pengalaman “kelompok kerja” bilateral Korea Selatan-AS pada era pemerintahan Moon Jae-in pada 2018–2021.

Kelompok kerja itu dibentuk pada November 2018 untuk memperkuat koordinasi kebijakan kedua sekutu terkait Korea Utara, mulai dari denuklirisasi dan sanksi hingga kerja sama antar-Korea.

Pemerintahan Moon kala itu juga aktif mendorong rekonsiliasi dengan Pyongyang serta memfasilitasi perundingan nuklir Korea Utara-AS.

Namun, kelompok kerja tersebut kemudian dipersepsikan sebagai mekanisme pengawasan yang menghambat agenda perdamaian Seoul, karena pembahasan lebih menekankan kepatuhan terhadap sanksi internasional atas Korut.

Mengingat perannya dalam isu antar-Korea, Kementerian Unifikasi selama ini dilibatkan dalam sejumlah konsultasi bilateral utama dengan AS mengenai Korut.

Sebelumnya, pada Senin, Kementerian Unifikasi menyatakan tidak akan menghadiri pertemuan Selasa, dan akan menggelar pembicaraan tersendiri dengan AS terkait kebijakan Korea Utara jika diperlukan.

Kemlu Korsel menegaskan pertemuan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari kesepakatan dalam lembar fakta KTT bersama, yang menegaskan komitmen kedua negara untuk melakukan konsultasi erat mengenai Korut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mesir Coba Redam Titik Didi...
Advertisement
Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.