Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KADIN DIY Lihat Peluang Ekonomi dari Digitalisasi dan Standar Sanitasi

📅 Selasa, 16 Des 2025, 18:05 WIB | Oleh:
KADIN DIY Lihat Peluang Ekonomi dari Digitalisasi dan Standar Sanitasi Doc: Dok. Istimewa
Ket. Delegasi KADIN DIY bersama KGPAA Mangkunegoro X mendukung Smart Sanitation.

BANGKOK – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Daerah Istimewa Yogyakarta menilai transformasi sanitasi perkotaan membuka peluang ekonomi baru bagi dunia usaha, khususnya melalui digitalisasi layanan dan penerapan standar mutu sanitasi. Hal tersebut disampaikan dalam GWSC Partners Learning Forum di Asian Institute of Technology, Bangkok, 7 Desember 2025.

Dalam forum bertema The Digital Leap for Inclusive Sanitation itu, dibahas pemanfaatan sistem digital terintegrasi seperti Integrated Municipal Information System (IMIS) dan e-Building Permit System (e-BPS) untuk meningkatkan kualitas perencanaan, pengawasan, dan layanan sanitasi di tingkat kota.

Wakil Ketua Umum Bidang Lingkungan Hidup KADIN DIY Rahadi Saptata Abra menyatakan, transformasi digital tidak hanya berdampak pada peningkatan layanan publik, tetapi juga membuka ruang kolaborasi bisnis antara pemerintah daerah dan pelaku usaha. Menurut dia, pelaku usaha lokal berpeluang terlibat dalam pengembangan teknologi, pengelolaan data, hingga investasi platform sanitasi berbasis digital.

Selain digitalisasi, forum juga menyoroti pentingnya penerapan standar sanitasi nasional dan internasional sebagai jaminan kualitas layanan. KADIN DIY menilai penerapan standar yang adaptif dan terjangkau dapat mendorong tumbuhnya industri lokal, termasuk UMKM yang memproduksi teknologi sanitasi seperti tangki septik prefabrikasi dan unit pengolahan limbah domestik.

Rahadi menambahkan, penerapan standar dan sistem sertifikasi yang kredibel berpotensi memperkuat daya saing produk lokal sekaligus menciptakan lapangan kerja baru. “Transformasi sanitasi tidak hanya soal kesehatan dan lingkungan, tetapi juga penggerak ekonomi daerah,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
BI Tangkap Sinyal Ekspansi ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.