Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pastikan Wonosobo dan Dieng Aman Dikunjungi Wisatawan

📅 Selasa, 16 Des 2025, 13:53 WIB | Oleh:
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pastikan Wonosobo dan Dieng Aman Dikunjungi Wisatawan Doc: antara foto
Ket. Longsor di jalur wisata Dieng, Kabupaten Wonosobo, Jateng.

WONOSOBO - Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Wonosobo Fahmi Hidayat menegaskan, Wonosobo termasuk kawasan wisata Dieng, saat ini dalam kondisi aman untuk dikunjungi wisatawan.

Fahmi Hidayat di Wonosobo, Selasa (16/12)menyampaikan, beberapa waktu terakhir curah hujan di wilayah Wonosobo memang cukup tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan beberapa aliran sungai meluap hingga ke badan jalan, termasuk di jalur menuju kawasan Dieng, khususnya wilayah Jawar.

Ia menyampaikan, hal tersebut menyikapi pemberitaan serta beredarnya berbagai konten di media sosial terkait kondisi cuaca ekstrem dan banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Wonosobo.

Namun demikian, katanya situasi tersebut tidak sampai menghambat aktivitas masyarakat maupun perjalanan wisata menuju kawasan Dieng dan sekitarnya.

"Secara umum, kondisi Wonosobo dan Dieng aman untuk dikunjungi. Aktivitas masyarakat tetap berjalan normal dan akses menuju destinasi wisata masih dapat dilalui dengan baik," katanya.

Menghadapi kondisi cuaca yang cukup ekstrem, ia mengimbau seluruh pihak, baik pelaku wisata maupun wisatawan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.

Wisatawan diharapkan mempersiapkan perjalanan dengan matang, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, menjaga kesehatan tubuh, serta menghindari jalur ekstrem dan kawasan yang berpotensi rawan bencana.

Ia menekankan, pentingnya memperoleh informasi yang valid dan terkini sebelum melakukan perjalanan wisata.

Menurut dia, informasi yang beredar di media sosial tidak selalu mencerminkan kondisi aktual di lapangan dan kerap bersifat tidak berimbang.

"Wisatawan sebaiknya mencari informasi dari sumber resmi dan terpercaya, sehingga tidak terpengaruh oleh konten media sosial yang belum tentu akurat atau sudah tidak sesuai dengan kondisi terbaru," katanya.

Dalam rangka memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan, Disparbud Kabupaten Wonosobo juga senantiasa berkoordinasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait, antara lain BPBD, DPUPR, Diskominfo, Disperkimhub, Polres, serta pihak-pihak berwenang lainnya. Koordinasi ini dilakukan khususnya dalam upaya mitigasi bencana serta kesiapan menghadapi libur Natal dan Tahun Baru.

"Dengan koordinasi lintas sektor ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat, pelaku usaha pariwisata, maupun wisatawan tidak perlu khawatir dalam beraktivitas dan berwisata di Wonosobo," katanya.

Selain itu, upaya pengawasan juga dilakukan melalui pemasangan CCTV di sejumlah titik destinasi wisata dan jalur wisata strategis. CCTV tersebut digunakan untuk memantau arus lalu lintas serta kondisi perjalanan wisata di beberapa kawasan, sehingga potensi kemacetan maupun risiko bencana dapat diantisipasi lebih dini.

"Pemantauan ini bertujuan agar arus lalu lintas di jalur wisata tetap terkendali, aman, dan nyaman bagi wisatawan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.