Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Prakirakan Potensi Hujan dengan Intensitas Beragam di Sejumlah Kota

📅 Selasa, 16 Des 2025, 07:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Prakirakan Potensi Hujan dengan Intensitas Beragam di Sejumlah Kota Doc: ANTARA 
Ket. Ilustrasi - Sejumlah pengendara menerobos hujan di Makassar, Sulawesi Selatan.

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat bersiap untuk potensi hujan dengan beragam intensitas di sejumlah kota besar di Indonesia pada hari ini, dengan hujan petir dapat terjadi di sejumlah wilayah.

"Perlu ditingkatkan kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah berwarna jingga yaitu di Aceh, Riau, Bengkulu, Kepulauan Riau, Jawa Barat, Bali, NTB, NTT, Maluku, dan Papua Pegunungan," kata Prakirawan BMKG, Adelia, dalam prakiraan cuaca daring diikuti dari Jakarta, Selasa (16/12).

Secara khusus untuk sejumlah kota besar, dia menyampaikan terdapat potensi hujan ringan di Banda Aceh, Medan, Padang, Jambi, Bengkulu, Palembang, dan Bandar Lampung, hujan intensitas sedang di Pekanbaru serta hujan disertai petir di wilayah Tanjung Pinang.

Di Pulau Jawa, wilayah Serang dan Yogyakarta diprakirakan mengalami cuaca berawan tebal. Sementara itu terdapat potensi hujan ringan di Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya.

Untuk wilayah Kalimantan, BMKG mengatakan cuaca di Pontianak mengalami kondisi berawan pada hari ini. Namun, terdapat potensi hujan ringan di Palangkaraya dan Banjarmasin serta hujan disertai petir di Tanjung Selor dan Samarinda.

Sementara itu, BMKG memprakirakan cuaca di Bali dan Nusa Tengara akan mengalami kondisi berawan tebal di Mataram, hujan ringan di Kupang, serta hujan petir di Denpasar.

Di Sulawesi, terdapat potensi berawan tebal di Gorontalo, hujan ringan di Manado, Palu dan Makassar, serta hujan petir di Mamuju dan Kendari.

Untuk wilayah Indonesia Timur, terdapat potensi hujan intensitas ringan di Ternate, Sorong, Manokwari, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke, serta hujan sedang di Ambon dan Nabire.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.