Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Mesti Perkuat Fondasi UMKM

📅 Senin, 15 Des 2025, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pemerintah Mesti Perkuat Fondasi UMKM Doc: antara
Ket. Teuku Riefky Harsya Menteri Ekonomi Kreatif - UMKM tidak hanya menjadi ajang perayaan kreativitas dan kewirausahaan, tetapi juga langkah konkret memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui penguatan UMKM dan ekonomi kreatif.

Di tengah ketidakpastian global dan tekanan ekonomi domestik, UMKM terbukti menjadi penopang pertumbuhan, penyerap tenaga kerja, sekaligus penyangga daya beli masyarakat.

Jakarta - Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya menyatakan bahwa usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut memperkuat fondasi ekonomi nasional.

“UMKM tidak hanya menjadi ajang perayaan kreativitas dan kewirausahaan, tetapi juga langkah konkret memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui penguatan UMKM dan ekonomi kreatif," kata Teuku Riefky dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu (14/12).

Seperti dikutip dari Antara, saat membuka Festival dan Launching UMKM Mitra Adhyaksa di Lampung, Jumat (12/12), Teuku Riefky menyampaikan bahwa UMKM merupakan tulang punggung ekonomi Indonesia.

Sementara sektor ekonomi kreatif kini tumbuh menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang berkembang pesat di berbagai daerah. Menurut dia, ekonomi kreatif lahir dari kreativitas yang dipadukan dengan inovasi dan teknologi, serta berakar pada budaya.

Hal ini selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya poin ketiga tentang penciptaan lapangan kerja berkualitas melalui kewirausahaan dan industri kreatif. 

Melalui program UMKM Mitra Adhyaksa, para pelaku usaha memperoleh akses penjelasan regulasi, penyederhanaan perizinan, pendampingan hukum preventif, serta penyuluhan yang mendukung terciptanya iklim usaha yang aman dan berkelanjutan.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri pelaku ekraf dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya.

"Kementerian Ekraf berkomitmen memperkuat kolaborasi ini karena ekonomi kreatif hanya dapat berkembang jika ekosistemnya didukung kepastian hukum yang kuat,” ujarnya.

Diketahui, hingga Semester I 2025, nilai investasi ekonomi kreatif telah mencapai 66 persen dari target atau berkontribusi sekitar 9 persen terhadap total realisasi investasi nasional.

Sementara itu, nilai ekspor ekonomi kreatif pada Oktober 2025 telah menembus hampir 100 persen dari target tahunan dan menyumbang sekitar 13 persen dari total ekspor nonmigas nasional.

Dari sisi ketenagakerjaan, sektor ekonomi kreatif juga melampaui target dengan capaian 107 persen pada Oktober 2025, setara hampir dua juta tenaga kerja di atas target yang ditetapkan.

Adapun kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2024 tercatat melampaui 1.500 triliun rupiah atau sekitar 7 persen dari PDB nasional.

Bernilai Tinggi

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.