- Home
-
- Megapolitan
-
- Kebakaran Hari Ini: Pempro...
Kebakaran Hari Ini: Pemprov DKI Siapkan Kios Sementara Usai Pasar Induk Kramat Jati Terbakar
Senin, 15 Des 2025, 19:55 WIBJAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat menangani kebakaran di bangunan Sub Grosir Buah C2(A) Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Insiden kebakaran tersebut terjadi pada Senin (15/12) dan langsung ditangani oleh Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta.
Selain pemadaman api, Pemprov DKI Jakarta juga memastikan roda ekonomi pedagang tetap berputar. Perumda Pasar Jaya langsung menyiapkan langkah darurat berupa penyediaan kios sementara bagi pedagang yang terdampak kebakaran.
Kepala Disgulkarmat DKI Jakarta Bayu Meghantara menjelaskan, petugas pemadam kebakaran dikerahkan tak lama setelah api muncul. Penanganan cepat dilakukan untuk mencegah api meluas ke area lain di Pasar Induk Kramat Jati.
Sebanyak 19 unit pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi kejadian. Rinciannya terdiri dari 16 unit dari Jakarta Timur, satu unit dari Jakarta Selatan, dan dua unit dari Dinas Gulkarmat DKI Jakarta.
Total 95 personel pemadam kebakaran terlibat dalam proses pemadaman. Dalam peristiwa tersebut, tidak ada laporan korban jiwa.
"Operasi pemadaman dilakukan mulai pukul 07.29 WIB. Lalu, pukul 08.06 WIB, lokalisir perambatan api berhasil dilakukan," ujar Bayu Meghantara.
Ia menjelaskan bahwa petugas juga melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa api maupun asap. Seluruh penanganan kebakaran dinyatakan selesai dan aman pada pukul 10.35 WIB.
"Petugas melakukan pendinginan untuk mengurai material mudah terbakar agar tidak menyisakan api maupun asap," lanjut Bayu.
Disgulkarmat DKI Jakarta juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyelidiki penyebab kebakaran. Proses penyelidikan dilakukan setelah lokasi dipastikan aman sepenuhnya.
Di sisi lain, Perumda Pasar Jaya langsung mengambil langkah pemulihan pascakebakaran. Fokus utama diarahkan pada keberlangsungan aktivitas perdagangan para pedagang.
Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan menyebutkan, kebakaran berdampak pada ratusan kios pedagang. Tercatat sebanyak 350 kios pedagang dengan komoditas utama pepaya dan pisang terdampak kejadian tersebut.
Meski demikian, Perumda Pasar Jaya memastikan para pedagang tidak dibiarkan berhenti beraktivitas terlalu lama. Penyediaan kios atau lokasi sementara langsung disiapkan agar transaksi tetap berjalan.
"Bangunan Sub Grosir Buah C2(A) telah diasuransikan ke PT Asuransi Umum Bumi Putera Muda dengan Pertanggungan Kebakaran Risiko Khusus," ujar Agus Himawan.
Ia menjelaskan bahwa masa berlaku asuransi tersebut dimulai sejak 9 Januari 2025 hingga 9 Januari 2026. Dengan perlindungan itu, proses pemulihan bangunan dapat segera dilakukan.
Perumda Pasar Jaya saat ini tengah berkoordinasi dengan pihak asuransi untuk proses klaim. Langkah ini dilakukan agar perbaikan kios bisa berjalan lebih cepat dan terukur.
"Kami segera berkoordinasi dengan perusahaan asuransi untuk proses klaim dan pemulihan," kata Agus.
Selain perbaikan bangunan, penyediaan kios sementara menjadi prioritas utama. Langkah ini bertujuan agar pedagang dapat kembali berjualan tanpa harus menunggu proses renovasi selesai.
"Kami juga menyiapkan lokasi atau kios sementara agar aktivitas perdagangan di bangunan Sub Grosir Buah C2(A) Pasar Induk Kramat Jati segera kembali normal," tambahnya.
Pemprov DKI Jakarta menilai langkah cepat ini penting untuk menjaga stabilitas pasokan dan distribusi buah di Jakarta. Pasar Induk Kramat Jati sendiri merupakan salah satu pusat distribusi pangan strategis di Ibu Kota.
Dengan pemadaman cepat dan penanganan pascakebakaran yang terkoordinasi, aktivitas pasar diharapkan tidak terganggu dalam waktu lama. Pemprov DKI memastikan keselamatan, pemulihan, dan keberlanjutan ekonomi pedagang berjalan beriringan.
- kios
- Kramat Jati
- Pasar Kramat Jati
- Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar)
- Gulkarmat DKI Jakarta
- Dinas Gulkarmat
- Kebakaran
- Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati
- Kebakaran Pasar Karamat Jati
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Harga Beras SPHP Tetap: Cegah Spekulasi, Bapanas Batasi Pembelian Maksimal 25 Kg
-
Kebakaran Melanda Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat
-
Italia Mulai Batasi Pasokan Avtur
-
BPBD DKI: Banjir Rob Berpotensi Terjadi di Pesisir Utara Jakarta 5–9 April 2026
-
Memperkuat Ketahanan Pangan dan Menekan Angka Stunting dengan Menanam Padi Biofortifikasi
-
Kebakaran Hanguskan 30 Rumah di Tanah Tinggi Jakarta Pusat, Seluruh Korban Selamat
-
Rapat Kerja Komisi V DPR dan Pemerintah Bahas Evaluasi Arus Mudik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.