Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bantuan Air Bersih untuk Warga yang Terdampak Banjir di Arso Jayapura

📅 Senin, 15 Des 2025, 22:31 WIB | Oleh:
Bantuan Air Bersih untuk Warga yang Terdampak Banjir di Arso Jayapura Doc: Antara
Ket. Personel Brimob Polda Papua mengerahkan mobil water treatment yang memproduksi air bersih untuk membantu warga Arso yang terdampak banjir.

Jayapura - Brimob Polda Papua mengerahkan mobil water treatment untuk memproduksi dan menyediakan air bersih bagi warga Arso, Kabupaten Keerom, yang terdampak banjir.

Kehadiran mobil water treatment yang memproduksi air bersih layak minum itu disambut antusias warga yang terdampak banjir dengan membawa galon kosong untuk diisi air bersih.

Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo, di Arso, Senin mengatakan, bantuan air bersih dilakukan sebagai bentuk dukungan dan sinergi Polri dalam penanganan dampak bencana banjir di wilayah Kabupaten Keerom.

Bantuan air bersih dari Satuan Brimob Polda Papua menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kemanusiaan guna membantu warga yang terdampak bencana alam, sebagai wujud nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.

Banjir yang terjadi Kamis (11/12) menyebabkan 348 rumah warga terendam setinggi 60 centimeter.

Adapun wilayah yang terendam banjir meliputi Kampung Yamara Pir 1 sebanyak 288 KK , Kampung Yuwanain empat KK,dan perumahan Pemda Otonom Arso Swakarsa 20 KK, serta beberapa ruas jalan sepanjang jalan Trans Papua, kata AKBP Astoto.

Kabag Ops Satuan Brimob Polda Papua, Kompol Abjan Jalan mengatakan, air bersih yang dihasilkan mobil water treatment itu diambil dari air di Kali Yapase.

Sebelum dikonsumsi warga, terlebih dahulu dicicip anggota serta memberikan sosialisasi kepada warga terkait proses pengolahan air serta memastikan keamanan air hingga dapat dikonsumsi langsung.

Sebanyak 1.800 liter air bersih layak konsumsi diserahkan ke warga di Kampung Yanara Arso Pir 1, kata Kompol Abjan Jalan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.