Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelni Proyeksikan Jumlah Penumpang di Balikpapan Naik 12,3 Persen

📅 Minggu, 14 Des 2025, 09:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelni Proyeksikan Jumlah Penumpang di Balikpapan Naik 12,3 Persen Doc: ANTARA
Ket. Kepala Cabang PT Pelni Balikpapan Ridwan Mandaliko menyapa penumpang KM Lambelu yang sedang sandar di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Kalimantan Timur, menjelang keberangkatan kapal menuju Parepare, Sulawesi Selatan.

BALIKPAPAN – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memproyeksikan jumlah penumpang kapal di Balikpapan, Kaltim, mengalami kenaikan 12,3 persen saat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, seiring pemberian potongan tarif sebesar 20 persen.

"Tren pemesanan tiket sudah meningkat sejak awal Desember ini, sementara puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 20 Desember dengan estimasi sebanyak 26.855 penumpang," kata Kepala Cabang Pelni Kota Balikpapan Ridwan Mandaliko di Balikpapan, Kaltim, Minggu (14/12).

Untuk puncak arus balik, lanjut ia, diperkirakan terjadi pada 5 Januari 2026 dengan jumlah 24.718 penumpang. Sedangkan untuk keamanan dan keselamatan, kapal sudah dilakukan pemeriksaan rutin.

Ridwan menjelaskan diskon tarif tiket 20 persen tersebut dihitung dari tarif dasar, yaitu bagian yang memang menjadi hak Pelni, sebab di dalam harga tiket juga ada biaya pas masuk pelabuhan dan asuransi.

Misalnya, harga tiket Rp100 ribu, pas pelabuhan Rp20 ribu dan asuransi Rp20 ribu harus dibayar dulu.

Tarif dasar tinggal Rp80 ribu, sehingga yang dilakukan potongan 20 persen adalah tarif dasarnya.

"Program potongan tarif ini berlaku mulai 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Di Balikpapan, tercatat 3.641 penumpang sudah memanfaatkan program ini, sementara secara nasional kuota yang disiapkan mencapai 405 ribu penumpang," katanya.

Ridwan melanjutkan untuk melayani lonjakan penumpang, pihaknya menyiapkan tiga kapal utama dari dan menuju Balikpapan, yakni KM Lambelu, KM Bukit Siguntang, dan KM Labobar. 

"Dari tiga unit ini, dua kapal di antaranya, KM Lambelu dan KM Bukit Siguntang, menjadi tumpuan terbesar karena melayani rute terpadat menuju Sulawesi dan Nusa Tenggara Timur," katanya.

Pelni juga menambah rute KM Lambelu yang biasanya hanya sampai Maumere, kini lanjut sampai ke Kupang agar penumpang tidak lama menunggu di pelabuhan transit.

"Seluruh armada siap beroperasi optimal dengan mengutamakan keselamatan dan ketepatan jadwal. Kami mengimbau calon penumpang membeli tiket lebih awal dan memanfaatkan program diskon selama kuota masih tersedia," ujar Ridwan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.