Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

JEKATE Running Series: Ajang Lari yang Tunjukan Jakarta dari Sudut ke Sudut

📅 Minggu, 14 Des 2025, 11:45 WIB | Oleh:

"Ini menunjukkan bahwa Jakarta sangat terbuka bagi siapa pun yang ingin menyelenggarakan event lari dan kegiatan olahraga lainnya," kata Pramono Anung. Ia menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta mendorong inisiatif olahraga yang inklusif dan kolaboratif.

JEKATE Running Series dinilai sejalan dengan upaya membangun budaya hidup aktif di perkotaan. Lari dipilih karena mudah diakses, fleksibel, dan mampu menjangkau berbagai kelompok usia.

Selain berdampak pada kesehatan, JEKATE juga membawa nilai sosial dan kultural. Event ini menjadi medium interaksi antarwarga yang memperkuat rasa memiliki terhadap ruang kota.

Melalui JEKATE, masyarakat diajak tidak sekadar berlari, tetapi juga memahami wajah Jakarta yang beragam. Setiap rute menghadirkan cerita, ritme, dan identitas kawasan yang berbeda.

Penyelenggara menekankan bahwa JEKATE dirancang modern dan inklusif. Mulai dari pelari pemula hingga komunitas lari berpengalaman dapat berpartisipasi tanpa sekat.

"Kami berharap program ini dapat mendorong gaya hidup aktif serta membuat warga semakin dekat dengan ruang kotanya sendiri," ujar Pramono Anung. Ia menyebut Jakarta sebagai kota yang hidup dan dinamis.

"Event seperti ini membantu warganya menikmati dinamika kota secara sehat dan positif," pungkasnya.

JEKATE Running Series juga dipandang sebagai langkah konkret membuka ruang publik yang ramah dan aman. Event ini mendorong pemanfaatan kota sebagai ruang aktivitas bersama, bukan sekadar tempat beraktivitas ekonomi.

Dengan konsep berkelanjutan, JEKATE berpotensi menjadi ikon baru event lari Jakarta. Konsistensi pelaksanaan dan perluasan wilayah akan menjadi kunci menjaga antusiasme masyarakat.

Ke depan, JEKATE diharapkan mampu menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, BUMD, komunitas, dan warga. Ajang ini membawa pesan bahwa olahraga bisa menjadi pintu masuk membangun kota yang sehat, inklusif, dan berdaya hidup.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.