Russia Incar Banyuwangi: Penjajakan Kerja Sama yang Bisa Ubah Peta Investasi Daerah
Jumat, 12 Des 2025, 11:10 WIBBANYUWANGI â Russia mulai menjajaki peluang kerja sama dengan Pemkab Banyuwangi sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring ekonomi dan investasi di tingkat daerah.
Fokus kolaborasi diarahkan pada sektor pariwisata, pertanian, dan pengembangan teknologi, yang dinilai memiliki potensi saling melengkapi.
Bagi Banyuwangi, langkah ini dapat membuka akses pasar yang lebih luas sekaligus memperkuat kapasitas inovasi daerah.
Namun, keberhasilan kemitraan akan sangat bergantung pada kesesuaian regulasi, kesiapan infrastruktur, serta kemampuan kedua pihak menerjemahkan penjajakan awal menjadi proyek konkret yang berkelanjutan.
Duta Besar Russia Sergei Gennadievich Tolchenov kunjungan kerja ke Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, dan menjajaki berbagai kerja sama antara Rusia dan Pemkab Banyuwangi.
"Ada banyak peluang yang bisa dikerjasamakan, dan kami melihat prospek untuk kerja sama, seperti di bidang pariwisata, pertanian, hingga maritim," kata Dubes Sergei dalam keterangan tertulisnya di Banyuwangi, Jumat (12/12).
Dia mengaku terjadi diskusi yang produktif bersama Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan membahas berbagai peluang kerja sama yang bisa terjalin antara Rusia dan Pemkab Banyuwangi.
Sergei menyampaikan dengan berbagai pariwisata yang dimiliki, Banyuwangi sangat potensial menjadi tujuan destinasi wisata internasional.
"Kami siap bekerjasama dengan Pemkab Banyuwangi untuk pengembangan pariwisata, kami juga mengundang Banyuwangi untuk melakukan promosi wisata langsung ke Rusia," katanya.
Selain pariwisata, Sergei juga tertarik bekerjasama di bidang komoditas pertanian perkebunan, salah satunya kakao, serta tertarik dengan potensi kelautan Banyuwangi untuk investasi di bidang maritim.
"Kami senang untuk melihat berbagai perkembangan positif berbagai peluang kerja sama ini ke depannya," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut baik kunjungan kerja Dubes Russia, dan kunjungan itu merupakan kehormatan bagi Banyuwangi, serta menjadi penanda semakin eratnya hubungan persahabatan antara Russia dan Indonesia, khususnya dengan daerah-daerah di Indonesia.
"Kami terbuka dan menyambut baik peluang kerja sama dengan negara Russia, dan kami percaya kerja sama lintas negara bukan hanya memperkuat diplomasi, tetapi juga membuka peluang ekonomi, pendidikan, kebudayaan, hingga teknologi," ujarnya.
Menurut Ipuk, potensi pariwisata Banyuwangi dikembangkan dengan konsep ecotourism yang jauh dari hiruk pikuk, sehingga cocok bagi wisatawan internasional yang menyukai experience alam dan juga suasana yang tenang.
"Kami juga melihat peluang pengembangan industri di bidang sains dan teknologi kelautan,kami harap kerja sama ini bisa memberikan manfaat bagi kedua belah pihak dan memperkuat persahabatan jangka panjang," katanya.
- Pemkab Banyuwangi
- RI-Russia
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Balai Yasa Lahat: Pusat Perawatan KAI yang Jaga Keandalan Kereta di Sumatera
-
Bundesliga Jerman: Dortmund Tundukkan Cologne yang Bermain dengan 10 Orang, Kukuhkan Posisi Empat Besar
-
Nyepi Saat Malam Takbiran, Tantangan Hormat pada Toleransi
-
Peringatan Hari Musik Nasional di Surabaya
-
Pemkot Bengkulu Usul Gepeng Ikut Sekolah Rakyat
-
IHSG Berisiko Tertekan, 2 Maret 2026
-
Manager Fest 2026: Strategi Jitu Bertahan dan Menang di Tengah Ketidakpastian Dunia Kerja
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.