Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunungkidul Rayakan Penetapan WBTB lewat Hajatan Akbar Lautan Bakmi

📅 Jumat, 12 Des 2025, 10:10 WIB | Oleh:
Gunungkidul Rayakan Penetapan WBTB lewat Hajatan Akbar Lautan Bakmi Doc: Dok. Pemkab Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menggelar perayaan besar untuk menandai pengakuan nasional terhadap tiga Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) daerah tersebut. Perayaan bertema Gunungkidul Lautan Bakmi itu dibuka Bupati Gunungkidul dan berlangsung meriah di Taman Budaya Gunungkidul, Kamis malam (11/12/2025).

Ketua Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Gunungkidul, Chairul Agus Mantara, menjelaskan bahwa acara ini menjadi ungkapan syukur atas ditetapkannya Tradisi Nyumbang, Apem Contong, dan Bakmi Jawa sebagai WBTB oleh pemerintah pusat. Bakmi Jawa menjadi sorotan utama karena sejak lama dikenal sebagai kuliner khas yang melekat dengan identitas Gunungkidul.

Dalam hajatan tersebut, panitia menyiapkan 2.025 piring bakmi, baik bakmi godok maupun bakmi goreng. Untuk mengantisipasi tingginya animo masyarakat, disediakan pula hampir 1.000 porsi tambahan, sehingga total hidangan mencapai mendekati 3.000 piring. “Studi mengenai Bakmi Jawa sebagai WBTB telah dilakukan sejak tahun 2021 dan perjuangan tersebut membuahkan hasil dengan penetapan pada akhir tahun 2025,” ujar Agus Mantara.

Ia menambahkan bahwa antusiasme warga sangat tinggi. Pelaksanaan kegiatan juga menggandeng pelaku UMKM, sehingga momentum penetapan WBTB diharapkan mampu menggerakkan ekonomi lokal. “Diharapkan penetapan WBTB ini dapat dimanfaatkan sebagai penopang ekonomi di masyarakat, sehingga cita-cita Gunungkidul menuju industri kebudayaan dapat tercapai,” imbuhnya.

Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih dalam sambutannya menyampaikan kebahagiaan atas pengakuan nasional tersebut. Ia menegaskan bahwa Bakmi Jawa kini tercatat resmi sebagai olahan boga asli Gunungkidul di tingkat nasional, sehingga identitas kuliner itu terlindungi dan tidak dapat diklaim daerah lain. “Dan penetapan ini akan membuat nama Gunungkidul semakin terkenal sebagai pusat budaya dan pariwisata. Bahkan, bagi masyarakat, belum terasa lengkap atau mantap jika berkunjung ke Gunungkidul tanpa mencicipi Bakmi Jawa asli,” kata Bupati.

Acara akhir tahun bertajuk Gunungkidul Lautan Bakmi itu juga diisi dengan penampilan kesenian Tayub dalam dua episode serta hiburan dari dua seniman lokal, Mbak Niken dan Mbah Baut, yang menambah semarak perayaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Luar Negeri
43 Tahun di CNN, Christiane...
Advertisement
Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.