Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DIY Tuntaskan Pembentukan 438 Koperasi Merah Putih, Pemda Fokus Perkuat Lahan dan Kelembagaan

📅 Jumat, 12 Des 2025, 10:30 WIB | Oleh:
DIY Tuntaskan Pembentukan 438 Koperasi Merah Putih, Pemda Fokus Perkuat Lahan dan Kelembagaan Doc: Dok. Antara

YOGYAKARTA - Pemerintah Daerah DIY kini menyelesaikan seluruh proses pembentukan 438 Koperasi Merah Putih yang telah berbadan hukum. Jumlah tersebut mencakup 392 koperasi desa dan 46 koperasi kelurahan, menandai tuntasnya target pembentukan koperasi di seluruh kabupaten/kota. Pemerintah daerah selanjutnya mengarahkan fokus pada penguatan kelembagaan dan penyediaan infrastruktur pendukung bagi koperasi-koperasi tersebut.

Dari sisi sebaran wilayah, Gunungkidul menjadi daerah dengan koperasi desa terbanyak, yakni 144 unit. Kulon Progo menyusul dengan 87 unit, Sleman 86 unit, dan Bantul 75 unit. Untuk koperasi kelurahan, Kota Yogyakarta menempati posisi tertinggi dengan 45 unit, sementara satu unit lainnya berada di Kulon Progo.

Sebagai tindak lanjut, Pemda DIY bersama instansi terkait menggelar rapat koordinasi di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Kamis (11/12). Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan Kementerian Dalam Negeri, BPKA DIY, Dinas Koperasi dan UKM DIY, Korem 072/Pamungkas, Dispetaru DIY, serta PT Agrinas Pangan Nusantara yang bergabung secara daring. Agenda rapat mencakup sinkronisasi data, penetapan ketersediaan lahan, dan percepatan proses administratif pembangunan fasilitas koperasi.

Dalam forum tersebut, Direktur Kawasan, Perkotaan, dan Batas Negara Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Drs. Dr. Amran, M.T., menekankan pentingnya memastikan kesiapan lahan. “Kota atau aset desa yang siap bangun minimal luasan lahan pembangunan 1.000 meter dan bagi yang tidak memiliki lahan, cukup dapat disesuaikan dengan kondisi ketersediaan lahan di setiap daerah. Jadi jika memang kurang dari 1.000 meter tentunya ada penyesuaian dengan kondisi di lapangan yang tidak dilaksanakan, bisa ada penyesuaian. Kemudian mempercepat penerbitan izinan dan memfasilitasi pendampingan,” ujarnya.

Kepala Dinas PMK Dukcapil DIY, KPH Yudanegara, juga memaparkan bahwa pemanfaatan tanah kas desa menjadi salah satu opsi penyediaan lahan, namun harus melalui prosedur sesuai ketentuan. “Kemarin kita kendala bahwa ternyata dari koperasi merah putih ini harus kalurahan menyiapkan lahan minimal 1.000 meter. Kebetulan minimal 1.000 meter yang strategis adalah dipastikan tanah kas desa. Balik lagi, jika tanah kas desa berarti ada proses birokrasi untuk meminjam lahan tersebut kepada Keraton yang di mana disetujui oleh Gubernur melalui SKB,” jelasnya.

Ia berharap pembangunan Koperasi Merah Putih dapat membawa manfaat langsung bagi masyarakat. “Dan juga pastinya harapannya Koperasi Merah Putih ini sesuai Asta Cita Bapak Prabowo sehingga bisa memakmurkan masyarakat dalam keberdayaan masyarakat sehingga ke depannya bisa lebih sejahtera lagi,” tegasnya.

Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi dan UKM DIY, Setyo Hastuti, turut melaporkan perkembangan jumlah anggota yang telah terdaftar di beberapa koperasi. “Tamanmartani anggotanya sudah ada 1.080, kemudian Sinduadi 1.300 anggota, kemudian dari Sidomulyo 161, Bangunharjo sudah 120-an lebih, kemudian Srimulyo 50-an. Nah keberadaan anggota ini di koperasi untuk permodalan karena ada simpanan pokok dan simpanan wajib dari anggota,” paparnya.

Setelah rapat, rangkaian kegiatan ditutup dengan peninjauan lapangan di dua lokasi Koperasi Merah Putih, yakni di Kapanewon Piyungan, Bantul, dan Kapanewon Godean, Sleman. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kesiapan lahan serta progres penataan kelembagaan yang tengah berjalan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.