Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pramono Minta Seluruh Gedung Diperiksa Pekan Ini

📅 Kamis, 11 Des 2025, 01:05 WIB | Oleh:
Pramono Minta Seluruh  Gedung Diperiksa Pekan Ini Doc: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat dijumpai di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (10/12).

JAKARTA – Buntut kebakaran yang merenggut 22 korban jiwa di daerah Kemayoran, akhirnya Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo minta jajarannya memeriksa seluruh gedung pekan ini untuk memastikan bangunan tersebut sudah mengikuti aturan. “Saya minta dalam pekan ini semua gedung dicek,” ujar Pramono, Rabu (10/12).

Menurutnya, problem ada pada gedung-gedung tumbuh, bukan yang tinggi-tinggi. Gedung tinggi biasanya syarat administrasinya lengkap. Dia menuturkan, salah satunya rumah toko (ruko) yang terbakar di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12). Pramono melihat, gedung tersebut tidak memenuhi Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Untuk mencegah kejadian serupa terulang, Pramono berencana segera menertibkan bangunan yang tidak memenuhi standar keamanan.

Gedung yang kemarin terbakar bersifat gedung tumbuh. Kiri-kanannya gedung lama, tumbuh satu-satunya gedung tersebut. Secara kelengkapan, persyaratannya tidak terpenuhi. Nah, yang seperti ini harus ditertibkan. Saat meninjau lokasi kebakaran tersebut, dia menilai persoalan utamanya adalah gedung tersebut tidak memenuhi standar keamanan.

Meskipun gedung tersebut dilengkapi dengan alat pemadam api ringan (APAR), mereka tidak menyiapkan keamanan khusus untuk produk baterai litium. “Kalau saya lihat struktur dan sebagainya, pasti mereka melanggar aturan. Karena apa? Tangganya kecil banget, dan itu yang menyebabkan beberapa orang nggak bisa turun ke bawah,” jelas Pramono.

Kendati demikian, dia memastikan Pemprov Jakarta menanggung seluruh biaya bagi korban luka maupun korban meninggal dunia akibat kebakaran tersebut. Bagi korban meninggal dunia, kata dia, Pemprov menanggung seluruh biaya pemakaman untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

Begitu pula dengan korban yang mengalami luka akibat insiden kebakaran itu yang juga ditanggung biaya perawatannya di rumah sakit. “Yang luka dan sebagian nanti akan dirujuk. Kami akan menyelesaikan biayanya,” ujar Pramono.

Kendati demikian, dia menegaskan kejadian kebakaran yang merenggut 22 jiwa harus menjadi pelajaran dan diharapkan tidak terulang. Untuk itu, Pramono minta siapa pun yang memiliki usaha dan tempat usaha agar memprioritaskan jalur keselamatan.

10 Teridentifikasi

Sementara itu, Kepala RS Polri Kramat Jati Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono menyatakan, baru teridentifikasi 10 korban kebakaran rumah toko (Ruko) Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat. Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen Nyoman Eddy Purnama Wirawan mengungkapkan pada hari Rabu ada tujuh korban teridentifikasi. Mereka adalah: Pariyem (31), Ninda Tan (32), Muhammad Ariel Budiman (24), Mochamad Apriyana (40), Della Yohana Simanjuntak (22), Nazaellya Tsabita Nurazisha (27), dan Athiniyah Isnaini Rasyidah (18).

Dengan demikian, total korban yang telah teridentifikasi sebanyak 10 jenazah dari 22 jenazah yang diterima oleh RS Polri. Sebelumnya, RS Polri, telah mengidentifikasi tiga korban. Tiga korban yang lebih dulu teridentifikasi adalah Rufaidha Lathiifunnisa (22), Novia Nurwana (28), dan Yoga Valdier Yaseer (28).

Polres Jakpus segera memeriksa manajemen Terra Drone terkait kebakaran salah satu ruko. “Kami akan memeriksa apakah manajemen sudah memperhitungkan risiko usaha ini,” kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

24 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Daerah
Anggaran PUPR Karawang Masi...
Nasional
Jelang HUT ke-81 TNI, Pangl...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.