Jelang Libur Nataru, Kementerian PU Pastikan Kesiapan Tol Bocimi
Kamis, 11 Des 2025, 16:12 WIBJAKARTA- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) memastikan kesiapan pengamanan lalu lintas jelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Jalan Tol BogorâCiawiâSukabumi (Bocimi). Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat khususnya di wilayah Ciawi, Bogor, dan Sukabumi selama libur akhir tahun.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan bahwa infrastruktur jalan tol dan jalan nasional harus berfungsi optimal sepanjang periode pelayanan Nataru.
âJalur nasional dan tol harus beroperasi lancar agar mobilitas masyarakat terjaga. Seluruh langkah strategis sudah disiapkan dan tinggal dijalankan sesuai rencana,â ujar Menteri Dody di Jakarta, Kamis (11/12)
Tol Bocimi memiliki panjang operasional 26,40 kilometer, terdiri dari Seksi 1 CiawiâCigombong sepanjang 15,35 km dan Seksi 2 CigombongâCibadak (Parungkuda) sepanjang 11,05 km. Sebagai akses utama menuju kawasan wisata dan permukiman Bogor SelatanâSukabumi, ruas ini diprediksi mengalami lonjakan kendaraan saat Nataru.
Direktur Utama PT Trans Jabar Toll Abdul Hakim Supriyadi menyampaikan bahwa pengaturan lalu lintas dan pengawasan lapangan telah diperkuat. Posko Nataru di Gerbang Tol Parungkuda berfungsi sebagai pusat koordinasi, pengawasan lalu lintas, dan manajemen insiden. Petugas juga ditempatkan di titik rawan kepadatan untuk mempercepat penanganan kondisi lapangan,â kata Dirut Abdul di kantor PT Trans Jabar Toll, Bogor, Kamis (11/12).Â
Selain kelancaran arus kendaraan, aspek keselamatan menjadi prioritas dalam pelayanan Nataru. Seluruh indikator Standar Pelayanan Minimum terus dipantau, mulai dari kondisi jalan, aksesibilitas, kecepatan tempuh rata-rata, hingga kesiapan unit pertolongan.
PT Trans Jabar Toll juga menyiapkan rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi lonjakan kendaraan di gerbang utama.
Lalu lintas di Parungkuda diproyeksikan mencapai 35.000â40.000 kendaraan. Dengan posisinya yang berdekatan dengan Pasar Cibadak, rekayasa lalin disiapkan bersama Korlantas Polri untuk mengurai potensi kemacetan.
Seluruh layanan darurat mulai dari mobil derek, ambulans, hingga kendaraan rescue telah disiagakan. Disaster Relief Unit (DRU) juga diaktifkan dengan peralatan penanganan cepat serta material darurat seperti cold mix untuk penambalan lubang pada musim penghujan.Â
Pengguna jalan diimbau memanfaatkan layanan darurat resmi seperti Call Center 14080 atau hotline BUJT setempat untuk respons lebih cepat.
- Tol Bocimi
- Kementerian PU
- libur natal & tahun baru
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Banjir 6 Hari Nonstop Terjang Gayo Lues, Jembatan Aih Bobo Ambruk - KemenPU Turun Tangan
-
Gegara Judol, 2.000 Pegawai Kementerian PU Terancam Sanksi Disiplin
-
KemenPU Bangun Pengendali Sedimen di DAS Tamiang, Target Kelar Desember 2026
-
Terbesar Ketiga di Indonesia, KemenPU Siap Bangun Bendungan Raksasa Rp9,8 Triliun di Sultra
-
Hadapi Bencana, KemenPU Perluas Tugas Satgas Tanggap Darurat Infrastruktur
-
Jembatan Duplikasi Krueng Tingkeum Aceh Beroperasi Penuh, Akses Jalintim Sumatra Pulih
-
Resmi Dibuka! Jalur Kelok 23 Bantul–Gunungkidul Uji Coba 7 Hari Mulai Hari Ini
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.