Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

GENTING Collaboration Summit 2025 Teguhkan Sinergi Pentahelix untuk Arah Kebijakan 2026

📅 Kamis, 11 Des 2025, 08:33 WIB | Oleh:
GENTING Collaboration Summit 2025 Teguhkan Sinergi Pentahelix untuk Arah Kebijakan 2026 Doc: istimewa

JAKARTA  --- Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN menggelar GENTING Collaboration Summit 2025 di JS Luwansa Hotel, Jakarta, Rabu (10/12/25). Forum ini menjadi ruang temu nasional bagi para pihak  untuk memperkuat kolaborasi dalam pelaksanaan program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) dan menyelaraskan arah kebijakan tahun 2026.

Dalam sambutannya, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, S.Ag, M.Pd, menyampaikan apresiasi kepada ribuan Orang Tua Asuh (OTA) yang selama setahun terakhir terlibat aktif mendampingi keluarga berisiko stunting. “GENTING telah menyelamatkan 1,5 juta warga negara kita. Menolong satu keluarga berarti menyelamatkan satu generasi,” ujar Menteri Wihaji di hadapan para peserta.

Acara yang dihadiri lebih dari 300 perwakilan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, BUMN/BUMD, dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, komunitas hingga  media tersebut dibuka dengan penayangan video perjalanan satu tahun GENTING. Tayangan tersebut menampilkan beragam intervensi, mulai dari pemenuhan gizi, penyediaan air bersih, perbaikan sanitasi, hingga edukasi pencegahan stunting yang dilakukan bersama para mitra di seluruh Indonesia.

Kemendukbangga/BKKBN memberikan penghargaan kepada lebih dari 50 institusi dan individu yang berkontribusi dalam pendampingan keluarga berisiko stunting. Apresiasi tersebut diserahkan kepada BUMN, perusahaan swasta nasional, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, dan media yang dinilai konsisten menjalankan empat menu intervensi GENTING di berbagai daerah.

20251211083156_bkkbn.jpg

Partisipasi para mitra, dalam pandangan Menteri Wihaji,  memperlihatkan kuatnya semangat gotong royong dalam upaya percepatan penurunan stunting. Kontribusi tersebut memperluas jangkauan program, memastikan keluarga terbawah mendapat dukungan, serta meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya pemenuhan gizi dan kesehatan keluarga sejak awal kehidupan.

Dalam momentum ini, Kemendukbangga/BKKBN juga menegaskan arah kebijakan GENTING untuk tahun 2026, terutama terkait penguatan tata kelola, peningkatan akurasi data sasaran, serta perluasan kemitraan pentahelix. Program ini,  menurut menteri, akan diarahkan untuk menjangkau lebih banyak keluarga di daerah prioritas, termasuk NTT dan Jawa Barat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

59 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.