Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

1 Ton Rendang Disiapkan untuk Korban Bencana, Pemkot Padang Ajak Semua Pihak Berdonasi

📅 Kamis, 11 Des 2025, 20:40 WIB | Oleh:
 1 Ton Rendang Disiapkan untuk Korban Bencana, Pemkot Padang Ajak Semua Pihak Berdonasi Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkot Padang
Ket. Para ibu-ibu memasak rendang untuk disalurkan kepada korban banjir di Sumatera Barat.

PADANG, SUMATERA BARAT - Pemerintah Kota (Pemkot) Padang, Sumatera Barat (Sumbar), mengajak semua pihak untuk turut berdonasi rendang bagi masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di daerah tersebut.

"Kami mengajak seluruh instansi, termasuk pelaku usaha, BUMN atau BUMD, Forkopimda, perhotelan, pihak perbankan, dan lainnya, untuk ikut berdonasi rendang," kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Padang melalui Kepala Bidang Pemasaran Ashari Hidayat di Padang, Kamis.

Ashari mengatakan Pemkot Padang saat ini telah menyiapkan satu ton rendang. Namun tidak menutup kemungkinan jumlah tersebut akan bertambah setelah berbagai instansi turut serta dalam donasi tersebut.

Ia berharap warga yang tidak terdampak bencana di Kota Padang ikut serta membantu penyintas bencana dengan cara berdonasi yang dihimpun pihak terkait. Rendang itu
nantinya tidak hanya disalurkan bagi korban terdampak di daerah setempat, melainkan juga ke berbagai daerah lain di Sumbar.

Lebih lanjut ia menyampaikan apabila donasi rendang dalam bentuk daging lengkap dengan bumbu masak terkumpul, maka rendang akan dimasak bersama terlebih dahulu pada 18 Desember.

"Rendang akan dimasak bersama di Lapangan Apeksi Balai Kota, Air Pacah. Nanti akan dikemas dengan ukuran setengah kilogram untuk kemudian disalurkan ke empat kecamatan terdampak Kota Padang," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, rendang merupakan masakan tradisional khas Minangkabau yang dikenal tahan lama, sehingga menjadi salah satu pilihan pangan yang tepat saat bencana. Bahkan ketahanan masakan rendang dapat mencapai tiga bulan hingga satu tahun. Cita rasa dan ketahanannya akan tetap terjaga jika dihangatkan secara berkala.

"Rendang praktis dan tahan lama. Jadi Pemkot Padang tengah mengupayakan agar rendang terkumpul cukup banyak dan dapat didistribusikan," ucapnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.