Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Putrajaya Terus Dikembangkan sebagai Pusat Pemerintahan Malaysia

📅 Rabu, 10 Des 2025, 17:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Putrajaya Terus Dikembangkan sebagai Pusat Pemerintahan Malaysia Doc: Antara
Ket. PM Malaysia Anwar Ibrahim melakukan rapat dengan jajaran, untuk membahas pembangunan Kota MADANI Putrajaya, di Putrajaya, Malaysia, Selasa (9/12).

Kuala Lumpur - Malaysia menyatakan terus berupaya membangun wilayah pusat pemerintahannya di Putrajaya, dengan adanya proyek baru Kota MADANI Putrajaya, yang akan menjadi kota modern berkonsep ramah lingkungan.

Menurut Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, pembangunan proyek Kota MADANI di Putrajaya, berjalan sesuai rencana.

"Proyek baru seperti Kota MADANI Putrajaya dan Kota MADANI Bukit Jalil berada di jalur yang tepat, dengan penerapan sepenuhnya elemen-elemen MADANI, termasuk konsep sekolah vertikal dan fasilitas komunitas yang lebih terpadu, ujar Anwar Ibrahim dalam suatu keterangan di Kuala Lumpur, Rabu (10/12).

Di Kota MADANI Putrajaya, tepatnya di presint 19, Malaysia akan membangun 10.000 unit hunian bagi pegawai negeri sipil lengkap dengan sekolah, tempat ibadah dan ruang terbuka hijau, dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan.

Bersama dengan pembangunan Kota MADANI di Bukit Jalil, Anwar menyatakan pemerintahannya tetap fokus memastikan setiap pembangunan kota memberikan manfaat langsung kepada rakyat, mulai dari peningkatan infrastruktur, penyediaan fasilitas modern, hingga pelestarian identitas dan warisan kota.

"InsyaAllah, upaya terpadu ini menjadi bagian dari ikhtiar Malaysia untuk membangun kota yang berkelanjutan, inklusif, dan progresif," ujar Anwar.

Sebagai informasi, Malaysia mulai memindahkan pusat pemerintahan dari Kuala Lumpur ke wilayah Putrajaya pada tahun 1999, pada masa kepemimpinan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad.

Sejak ditetapkan secara resmi sebagai pusat pemerintahan dan Wilayah Persekutuan ketiga Malaysia pada 2001 (setelah Kuala Lumpur dan Labuan), Putrajaya semakin bersolek.

Malaysia berhasil mengubah wilayah yang tadinya dipenuhi kebun sawit itu, menjadi pusat pemerintahan yang megah, ditopang transportasi yang terintegrasi dengan ibu kota sekaligus pusat perekonomian dan bisnis Malaysia di Kuala Lumpur.

Menurut penelusuran, wilayah Putrajaya awalnya sulit mendapatkan air bersih. Namun pemerintah Malaysia membangun semacam tempat penampungan air berupa danau atau Tasik Putrajaya, di mana sumber airnya diperoleh dari Sungai Selangor dan Sungai Langat, untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Putrajaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.