Pemerintah Terapkan Sekolah Darurat bagi Siswa Terdampak di Sumatera

Rabu, 10 Des 2025, 17:20 WIB

Jakarta - Staf Khusus Wakil Presiden Nico Harjanto mengemukakan bahwa pemerintah memfasilitasi sekolah darurat untuk keberlangsungan kegiatan belajar mengajar siswa di sejumlah wilayah terdampak bencana Sumatera.

Nico, dalam pernyataannya di Jakarta, Rabu (10/12), mengatakan bahwa meskipun ribuan fasilitas pendidikan mengalami kerusakan, negara tidak boleh membiarkan anak-anak kehilangan akses belajar terlalu lama.

Ket. Foto: Foto udara kondisi ruang kelas yang roboh pasca diterjang banjir di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Langkahan Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, Aceh, Sabtu (6/12). — Sumber: Antara

"Di sektor pendidikan, pemerintah juga berupaya keras agar anak-anak tidak kehilangan hak belajar dalam waktu yang lama," katanya.

Dari total 2.798 sekolah yang rusak, pemerintah bergerak cepat melalui program Emergency School Support untuk menjamin kegiatan belajar tetap berlangsung.

“Prinsipnya sederhana, meskipun sekolah rusak, semangat belajar tidak boleh ikut runtuh,” ujar Nico.

Upaya darurat mulai dilakukan dengan mendistribusikan ruang kelas darurat, tenda sekolah, dan berbagai perlengkapan belajar ke wilayah-wilayah yang mengalami dampak bencana paling berat.

Nico mengatakan langkah tersebut diharapkan dapat memastikan proses pembelajaran tetap berlanjut meskipun kondisi fisik sekolah belum sepenuhnya pulih.

Sebagai penguatan, kata Nico, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menyiapkan 126 tenda ruang kelas darurat serta 10.200 paket perlengkapan sekolah untuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Nico menyebut penyediaan fasilitas ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga masa depan anak-anak di tengah krisis.

Tidak hanya penanganan jangka pendek, menurut dia, pemerintah juga telah memasukkan wilayah terdampak bencana dalam prioritas revitalisasi sekolah tahun 2026.

“Ini bukan sekadar penyediaan fasilitas, tetapi juga upaya menjaga harapan dan masa depan anak-anak di tengah situasi sulit,” ujar Nico.

Kemendikdasmen mengaktifkan skema darurat setelah 2.798 sekolah di Sumbar, Aceh, dan Sumut rusak akibat banjir dan longsor.

Pemerintah memprioritaskan keberlanjutan pembelajaran dengan tenda kelas, penjadwalan fleksibel, serta ujian akhir sekolah (UAS) yang diserahkan sepenuhnya kepada daerah.

Kemendikdasmen melakukan kaji cepat untuk memetakan kerusakan dan kebutuhan pendidikan. Tercatat, 208 ribu siswa dan 19 ribu guru terdampak.

Bantuan tanggap darurat senilai Rp21,1 miliar telah disalurkan, termasuk bantuan daerah senilai Rp5,7 miliar untuk Sumbar, Rp560 juta untuk Aceh, dan Rp220 juta untuk Sumut.

Hingga 4 Desember 2025, sudah tersedia 10.000 paket perlengkapan sekolah dan 74 tenda darurat untuk distribusi.

Pembelajaran dilakukan secara luring, daring, dan kelas tenda, dengan sistem bergiliran di sekolah yang masih layak pakai. Untuk sekolah rusak berat, 25 tenda ruang belajar dipasang sebagai pengganti sementara.

Selain itu, Kemendikdasmen juga menyiapkan bantuan perbaikan awal Rp10–25 juta per sekolah sambil merampungkan data untuk prioritas rehabilitasi tahun anggaran 2026.

  • bencana banjir dan longsor Sumatra
  • Sekolah Darurat

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Karhutla Melanda Jambi, Penerbangan di Bandara Sultan Thaha Saifuddin Masih Normal.

Pastikan Kebutuhan Dasar Terpenuhi, Polda NTT Serahkan Susu dan Kasur untuk Warga Sikka

Cegah Dampak Asap Karhutla, Disperkim Kalsel Bagikan Masker Gratis di Banjarbaru.

Kabut Asap Karhutla Ganggu Pelayaran di Pontianak, Kapal Barang Kurangi Kecepatan.

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Sekolah di Kotim Hentikan Pembelajaran Tatap Muka.

Karhutla di Kalimantan, 5 Pesawat TNI AU Kembali Dikerahkan.

Karhutla Mengancam, Bupati Kotim Instruksikan Seluruh OPD Bergerak.

Usai Eksperimen Teknologi Ukraina, AS Kembalikan Unit Perang Drone Jadi Batalion Lintas Udara

Ratusan Hektare Sawah Terdampak, PU Identifikasi Kerusakan Irigasi di NTT

Menolak Arsenal, Julian Alvarez Desak Transfer Kepindahannya ke Barcelona

KPR Hunian Manggarai Bisa 40 Tahun, BTN Tawarkan Bunga 6% hingga Lunas

Lulusan SMA Terbaik Papua Pegunungan Bakal Digembleng Bahasa Asing Sebelum Kuliah ke Luar Negeri

Berikut Daftar Tarif Tol Bayung Lencir-Simpang Ness yang Mulai Berbayar Per 21 Agustus 2026

Ayah Korban Truk Sampah di Kramat Jati Berusaha Temui Gubernur DKI: Nyawa Anak Kami Nggak Akan Ada Nilainya

Ekonom UI: Ketika Ojol Jadi UMKM, Pemerintah Perlu Bangun Ekosistem Usahanya

Karhutla Kepung Palangka Raya, Kualitas Udara Sempat Tembus Kategori Berbahaya

Ular dan Trenggiling Hangus, Jadi Korban Karhutla di Kalbar

Kepolisian Resor Kotawaringin Barat Akan Menindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan

Hermansyah Hilang, Tinggalkan Jaring dan Perahu di TKP Kini Dicari Tim SAR

Polresta Bandung Berhasil Mengungkap Industri Rumahan Miras Oplosan di Margahayu

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.