• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Kak Seto Jalani Operasi Ka...

Kak Seto Jalani Operasi Katarak: Pengalaman dan Harapan Baru untuk Melihat dengan Lebih Jernih

Rabu, 10 Des 2025, 19:10 WIB

Katarak merupakan salah satu penyebab utama gangguan penglihatan di dunia, termasuk di Indonesia. Kondisi ini terjadi ketika lensa mata yang seharusnya jernih menjadi keruh, sehingga cahaya sulit masuk dengan baik. Gejalanya antara lain pandangan buram, silau, hingga kesulitan membaca atau melihat dalam kondisi cahaya redup.

Hal inilah yang juga dialami oleh Seto Mulyadi, atau yang akrab disapa Kak Seto, seorang psikolog anak dan tokoh pendidikan yang sangat dekat di hati masyarakat Indonesia. 

Ket. Foto: Aktivis anak Kak Seto berhasil menjalani operasi katarak dan berharap dapat kembali melihat lebih jernih untuk mendukung aktivitas dan misinya dalam dunia perlindungan anak. — Sumber: KMN

Beberapa waktu lalu, Kak Seto menjalani operasi katarak di KMN EyeCare, sebuah pengalaman yang beliau bagikan dalam video testimoni resmi.
 

Pandangan Mulai Buram, Kak Seto Sadari Gejala Katarak yang Dialami

Sebagai seorang psikolog anak yang aktif dalam berbagai kegiatan, Kak Seto terbiasa membaca, menulis, dan berinteraksi dengan banyak orang. Namun, belakangan beliau mulai merasakan adanya perubahan pada penglihatannya. 

“Keluhan yang saya rasakan, tiba-tiba mata jadi kabur. Jadi melihat apa-apa biasanya terang jadi seperti kacamata itu ada buram gitu lho”, ungkap Kak Seto.

Gejala pandangan buram ini membuat aktivitas sehari-hari terasa kurang nyaman dan menimbulkan kekhawatiran akan kualitas penglihatannya.

Seiring waktu, keluhan semakin terasa, dari sinilah Kak Seto menyadari bahwa ada masalah pada matanya yang tidak bisa diabaikan. Menurut beliau, harus ada upaya untuk bisa membuat penglihatannya kembali melihat dunia lebih jelas. 

Pemeriksaan medis kemudian memastikan bahwa beliau mengalami katarak, sebuah kondisi umum yang dialami banyak orang, terutama di usia lanjut, ketika lensa mata menjadi keruh dan mengganggu fungsi penglihatan.
 

Harapan Baru dengan Penglihatan Lebih Jernih

Setelah menjalani operasi, Kak Seto merasakan perubahan signifikan pada kualitas penglihatannya. Pandangan yang sebelumnya buram kini menjadi jauh lebih jernih.

“Saya melihat dunia lebih terang, lebih cerah, saya lihat ke atas langit biru pada waktu keluar, besoh sekali”, ungkap Kak Seto.

Beliau berharap pengalamannya dapat menjadi motivasi bagi masyarakat yang juga mengalami katarak, agar tidak ragu memeriksakan diri ke dokter mata dan mempertimbangkan operasi katarak sebagai solusi.

“Artinya saya bisa lebih percaya diri karena saya mampu melihat dunia sekelilingnya secara lebih jelas dan lebih terang”, tambahnya.

Sebagai penutup, Kak Seto menuturkan rasa syukurnya setelah menjalani operasi katarak. Beliau merasa seluruh proses, mulai dari pemeriksaan hingga tindakan operasi, berjalan dengan sangat nyaman dan tanpa rasa sakit.

Pentingnya Deteksi dan Penanganan Katarak Sejak Dini

Katarak sering kali berkembang secara perlahan, sehingga sebagian orang tidak menyadari penurunan penglihatannya hingga kondisi sudah parah. Karena itu, pemeriksaan mata rutin sangat penting, khususnya bagi mereka yang berusia di atas 50 tahun.

Dengan deteksi dini, dokter mata dapat memantau perkembangan katarak dan menentukan waktu terbaik untuk melakukan operasi, sehingga kualitas hidup pasien tetap terjaga.

  • Dr. Marsha Rayfa Pintary, SpM

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

Berita Terbaru

Di Karawang Terjadi 50 Kebakaran Terjadi Selama Dua Minggu ini

Perkuat Komitmen pada Asuransi Inklusif, AXA Mandiri Raih ESG Award 2026 by KEHATI

Menag Bertemu Dubes Mesir, Grand Syekh Al-Azhar Dipastikan Hadiri IGIC 2026.

Universitas Thailand Tawarkan Kuliah dan Beasiswa di Jakarta

Secercah Harapan Rehabilitasi 300 Orangutan Menanti Kesiapan Pelepasliaran yang Aman

Intensifkan Pemasaran WashTower, LG Bentuk Kolaborasi Dengan Mitra Dealer Spesialis

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Rumah Harimau Sumatera Ikut Hangus Dilalap Kebakaran Hutan

Aturan Baru Tarif Pengantaran Barang dan Makanan Ojol Digodok Kemkomdigi, Tak Adopsi Skema 92:8, Fokus bagi Hasil Adil

LG UltraGear Native 1000Hz Segera Hadir di Indonesia

Impor Udang Vaname 120 Ton Lewat Kawasan Berikat, KKP Minta Industri Utamakan Produksi Lokal

D'Masiv Bikin Album Full Berbahasa Inggris, Beri Warna Baru bagi Massivers

Tapak Tumbuh Hadir di JIA Curated 2026, Ubah Jejak Bumi Menjadi Pengalaman Spasial

Waspada! Modus Paket Umrah di Bawah Rp26 Juta, Kemenhaj Ingatkan Jemaah Indikasi Penipuan

Dopamine Land Hadir di Jakarta, Tawarkan Pengalaman Hiburan Multisensori

Festival Pacu Jalur 2026 di Kuansing Dibuka Plt Gubernur Riau, Ini Jadwal Lengkapnya!

FLONA 2026 Digelar di Lapangan Banteng, Pamerkan Kekayaan Flora-Fauna Nusantara

PLN Berhasil Pulihkan Keseluruhan Sistem Kelistrikan Flores Pasca Gempa M7,7

Pertamina Tambah Fasilitas Dermaga Jetty di Terminal BBM Manggis Bali, Amankan Pasokan BBM Bali-Nusra

PT KAI dan KCIC Gelar Program EduTrain bagi 81 Anak Panti Asuhan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.