Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Agam: Jumlah Korban Meninggal Bencana Hidrometeorologi Naik Menjadi 186

📅 Selasa, 09 Des 2025, 10:55 WIB | Oleh:
BPBD Agam: Jumlah Korban Meninggal Bencana Hidrometeorologi Naik Menjadi 186 Doc: Antara Foto
Ket. Tim gabungan Pemkab Agam sedang mencari korban yang masih hilang di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat mencatat jumlah korban meninggal dunia dampak bencana hidrometeorologi di daerah itu bertambah menjadi 186 orang.

"Ini data pada Senin (8/12) malam pukul 20.00 WIB. Sebelumnya hanya 181 orang, kini ada penambahan lima orang," kata Kepala Pelaksana BPBD Agam Rahmat Lasmono di Lubuk Basung, Selasa.

Ia mengatakan ke-186 korban meninggal dunia tersebar di Kecamatan Malalak 14 orang, Matur satu orang, Tanjung Raya 10 orang, Palembayan 136 orang, Ampek Nagari satu orang, dan belum teridentifikasi 23 orang.

Untuk warga yang belum ditemukan 72 orang, tersebar di Kecamatan Malalak tiga orang, Palembayan 66 orang, Tanjung Raya dua orang, dan Lubuk Basung satu orang.

"Pencarian korban dilanjutkan pada Selasa (8/12) pagi ini menggunakan alat berat dan SAR gabungan," katanya.

Ia menambahkan korban yang dirawat akibat mengalami luka-luka sebanyak 11 orang.

Korban mengungsi 5.242 orang di sekolah, tempat ibadah, rumah saudaranya.

Mereka tersebar di Kecamatan Palembayan 1.719 orang, Palupuh 128 orang, Tanjung Raya 3.030 orang, Ampek Koto 112 orang, dan Matur 253 orang.

Untuk kebutuhan pengungsi telah didirikan dapur umum oleh pemerintah nagari atau desa dan pemerintah setempat.

"Kita mendistribusikan logistik kebutuhan ke dapur umum dan termasuk untuk warga," katanya.

Ia mengakui warga yang tinggal di daerah terisolasi 2.828 orang.

Sedangkan total kerugian mencapai Rp626,07 miliar setelah rumah rusak ringan 377 unit, rusak sedang 273 unit, rusak berat 728 unit, jembatan rusak 26 unit, dan telah diperbaiki sembilan unit.

Setelah itu fasilitas pendidikan yang rusak 108 unit, jalan yang rusak 37 titik, tempat ibadah yang rusak 11 unit, irigasi rusak 81 unit dan lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.