Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UMKM Jadi Harapan Ekonomi Malut, Pemerintah Provinsi Perkuat Kolaborasi untuk Majukan Pelaku Usaha

📅 Senin, 08 Des 2025, 12:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
UMKM Jadi Harapan Ekonomi Malut, Pemerintah Provinsi Perkuat Kolaborasi untuk Majukan Pelaku Usaha Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Maluku Utara, Wa Zaharia di Ternate

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) terus membangun kerja sama dengan pemangku kepentingan mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi landasan penting untuk memperkuat kapasitas menjadi penggerak ekonomi terbesar di wilayah kepulauan seperti Malut. 

"Dengan adanya kerja sama ini, UMKM di Maluku Utara diharapkan dapat memperoleh dukungan yang lebih baik, terutama dalam akses pasar dan pendampingan. Meskipun Maluku Utara berbentuk kepulauan, seluruh UMKM harus mendapatkan akses yang mudah," kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Maluku Utara Wa Zaharia di Ternate, Minggu (7/12). 

Ia juga menekankan bahwa UMKM merupakan penggerak roda ekonomi terbesar di Indonesia, sehingga diperlukan upaya berkelanjutan untuk memperkuat sektor tersebut.

Ia mengatakan dukungan berbagai elemen dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi patut diberi ruang, sehingga ekonomi Malut terus tumbuh dan berkembang.

Sehingga, lanjutnya, ajang-ajang pengembangan ekonomi daerah diharapkan menjadi momentum penting kebangkitan UMKM di daerah, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun perekonomian yang inklusif dan berkelanjutan.

Sebelumnya, pelaksanaan bazar di Taman Nukila tidak sekadar menjadi ajang jual beli, melainkan juga perayaan atas semangat juang, kreativitas, dan ketangguhan pelaku UMKM binaan Kementerian Keuangan.

Sebanyak 11 UMKM berpartisipasi, menampilkan berbagai produk mulai dari kuliner, kerajinan tangan, hingga produk kreatif khas Maluku Utara.

Dalam bazar tersebut, ia mengatakan para pelaku UMKM mendapatkan ruang untuk memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan daya saing, serta berinteraksi langsung dengan masyarakat. Bazar juga menjadi wadah edukasi bagi pengunjung yang ingin mengetahui lebih jauh program serta layanan Kementerian Keuangan di daerah.

Untuk itu, ia mengajak seluruh masyarakat Maluku Utara untuk ikut meramaikan kegiatan bazar dan memberikan dukungan bagi pelaku UMKM lokal.

"Mari kita kunjungi setiap stan, nikmati ragam kuliner dan produk yang ditawarkan, serta kenali lebih dekat layanan Kementerian Keuangan. Dengan membeli produk mereka, kita turut mendukung UMKM lokal untuk terus maju."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.