Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Suriah Satu Tahun Sejak Rezim Assad Terguling, Menuju Era Baru yang Transformatif

📅 Senin, 08 Des 2025, 16:07 WIB | Oleh:
Suriah Satu Tahun Sejak Rezim Assad Terguling, Menuju Era Baru yang Transformatif Doc: AFP/OMAR HAJ KADOUR
Ket. Bendera Suriah berkibar di atas kerumunan yang berkumpul dalam perayaan satu tahun penggulingan rezim Assad, di Hama tengah, Suriah, pada Minggu (5/12).

ISTANBUL - Memperingati satu tahun jatuhnya rezim diktator Suriah Bashar Al Assad, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyatakan bahwa organisasi dunia itu tetap "sepenuhnya berkomitmen" menyukseskan transisi lewat kerja sama dengan rakyat Suriah.

"Hari ini menandai satu tahun jatuhnya pemerintahan Assad dan berakhirnya sistem penindasan yang telah berlangsung selama beberapa dekade," kata Guterres dalam pernyataannya pada Minggu (7/12).

Dia menyampaikan penghormatan atas ketangguhan dan keberanian rakyat Suriah, "yang tak pernah berhenti menjaga asa meski menghadapi penderitaan yang tak terbayangkan."

Dia juga menyebut hari itu sebagai momentum untuk menghormati pengorbanan mereka dan memperbarui aspirasi yang mendorong "perubahan bersejarah."

Guterres mengatakan fase yang akan dihadapi bukan sekadar transisi politik, melainkan kesempatan untuk membangun kembali "masyarakat yang hancur" dan "menyembuhkan perpecahan mendalam."

"Ini kesempatan untuk membangun sebuah negara di mana setiap orang Suriah — tanpa memandang etnis, agama, gender, atau afiliasi politik — dapat hidup dengan aman, setara, dan bermartabat," kata dia.

Guterres menambahkan bahwa setahun terakhir menunjukkan bahwa perubahan bermakna bisa terwujud ketika rakyat Suriah diberdayakan dan didukung untuk memimpin transisi mereka sendiri, seraya menegaskan tantangan ke depan "tidaklah mustahil untuk diatasi."

Meski kebutuhan kemanusiaan di Suriah "masih sangat besar," Guterres mencatat adanya kemajuan dalam pemulihan layanan penting, perluasan akses bantuan kemanusiaan, dan penciptaan jalur pemulangan bagi para pengungsi dan warga yang terlantar.

"Masyarakat internasional harus berdiri teguh mendukung transisi yang dipimpin dan dimiliki rakyat Suriah ini," katanya. "Termasuk memastikan penghormatan terhadap kedaulatan Suriah, menghapus hambatan rekonstruksi, mendanai seruan kemanusiaan, dan mendorong pembangunan ekonomi."

"Pada peringatan ini, kita berdiri dalam satu tujuan — membangun fondasi perdamaian dan kemakmuran, serta memperbarui janji kita bagi Suriah yang bebas, berdaulat, bersatu, dan inklusif," kata Guterres.

Suriah menjalani satu tahun pemerintahan tanpa rezim Assad, yang membuka era baru yang transformatif.

Pada 8 Desember 2024, kekuasaan berdarah Partai Baath, yang berkuasa sejak 1963, runtuh ketika Damaskus direbut dan Assad melarikan diri ke Russia. Ant/Anadolu

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korea Utara Kembali Luncurk...
Daerah
Disdag Mataram: Pekan Ini P...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.