Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pramono Pastikan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Jakarta Jadi Prioritas

📅 Senin, 08 Des 2025, 11:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pramono Pastikan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Jakarta Jadi Prioritas  Doc: Pemprov DKI
Ket. Gubernur DKI Pramono Anung saat melakukan meninjau kondisi tanggul pengaman pantai di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (7/12).

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan penanganan banjir rob menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dalam menghadapi ancaman banjir rob di pesisir utara Jakarta. 

Hal ini ia sampaikan saat meninjau kondisi tanggul pengaman pantai di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (7/12). Kunjungan dilakukan setelah Jakarta Utara menghadapi rob tinggi yang dipicu fenomena Supermoon. 

"Sebenarnya kami sudah mengantisipasi sejak awal dalam 10 bulan pemerintahan yang saya pimpin. Saya sudah langsung ini menjadi prioritas. Maka kenapa di Muara Angke yang tentunya kalau tidak ada antisipasi itu pasti rob-nya jauh lebih tinggi," kata Pramono seperti disiarkan media Pemprov DKI.

Ia menyebut antisipasi ancaman banjir rob dilakukan di sejumlah titik, termasuk di Muara Angke, Muara Baru, Sunda Kelapa, Green Bay Pluit, RE Martadinata, Ancol, dan Cilincing–Marunda Pulo.

Pembangunan dan pemeliharaan tanggul di pesisir utara Jakarta ini melibatkan banyak pihak, termasuk Kementerian PU, Pelindo, Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan juga Pemprov DKI.

Meski demikian, Pramono menegaskan Pemprov DKI melalui Dinas Sumber Daya Air menjadi penanggung jawab utama terhadap pembangunan dan pemeliharaan tanggul pengaman pantai. Pemprov DKI, kata dia, melakukan penanganan banjir, termasuk dengan menyiapkan pompa air.

"Karena apa pun, Pemerintah DKI Jakarta harus hadir untuk itu," tegasnya.

Selain itu, Pramono juga menekankan pentingnya penguatan sinergi dengan berbagai pihak yang terlibat dalam pembangunan dan pemeliharaan tanggul pengaman pantai. Penguatan koordinasi dengan berbagai pihak ini segera dilakukan.

Ia juga menekankan pentingnya melanjutkan pembangunan tanggul pantai sebagai bagian dari program jangka panjang NCICD (National Capital Integrated Coastal Development). Pada tahun anggaran 2025, pekerjaan yang akan dilanjutkan meliputi Segmen Asahimas sepanjang 1,2 km, Segmen Ancol Barat-Seafront sepanjang 0,8 km, dan tanggul mitigasi Muara Angke sepanjang 1,1 km.

"Harapan saya kalau dari 28 (km) itu, 11 km sekian sudah kita lakukan, masih kurang 16 koma sekian. Dan mudah-mudahan untuk tahun ini, di 2026 yang paling utama adalah di Pantai Mutiara kurang lebih 430 meter sisi timur dan 100 sisi barat," lanjutnya.

Sedangkan penanganan pada Muara Baru, khususnya pada kawasan milik Pelindo, penanganan akan dilakukan secara bertahap, meliputi penguatan tanggul eksisting sepanjang sekitar 1 km dan pembangunan pelindung terhadap tanggul eksisting sepanjang sekitar 200 meter.

Sementara untuk kawasan Ancol, penanganan akan dilaksanakan oleh pihak Ancol dan pada segmen RE Martadinata, pekerjaan akan dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum pada tahun anggaran 2025-2027.

Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum menjelaskan, upaya penguatan tanggul pengaman pantai yang bocor. Upaya tersebut dilakukan dengan cara grouting menggunakan metode shotcrete.

"Digali tiga meter, kemudian dicor dan diisi dengan menggunakan beton cor ready mix K500 untuk tanggul pengaman pantai. Saat ini sudah berjalan di hilir Nizam Zachman sepanjang 400 meter dan akan dilanjutkan sepanjang satu kilometer," tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.