Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ambon Prioritaskan Kota Inklusif dan Ramah Difabel

📅 Senin, 08 Des 2025, 03:23 WIB | Oleh:
Ambon Prioritaskan Kota Inklusif dan Ramah Difabel Doc: ist
Ket. Perlu ruang inklusif

AMBON – Lingkungan yang inklusif dan ramah kaum difabel menjadi konsentrasi pembangunan Pemkot Ambon, Maluku. Pemkot menegaskan komitmennya untuk membangun lingkungan kota seperti itu. “Kita perlu berkolaborasi memastikan seluruh warga kota, termasuk saudara-saudara penyandang disabilitas, mendapat perhatian penuh serta ruang untuk berekspresi dan mengakses berbagai milik Kota Ambon,” kata Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena, di Ambon, Minggu.

Komitmen tersebut disampaikan melalui pelaksanaan Festival Kreasi Inklusi yang digelar bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku di Ambon City Center, dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional. Kegiatan tahun ini mengangkat tema “Mewujudkan masyarakat ramah dan inklusif bagi penyandang disabilitas dengan mendorong kemajuan sosial dan peningkatan akses keuangan yang setara.”

Wali Kota Ambon mengatakan, peringatan tersebut menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas, memiliki akses dan kesempatan yang sama dalam berbagai layanan publik. "Momen ini mau mengingatkan kita semua bahwa kita hidup dalam keberagaman dan kemajemukan. Tugas kita adalah memastikan bahwa semua orang yang hidup di Ambon memiliki akses yang sama terhadap berbagai hal yang dilakukan oleh pemerintah dalam semua aspek. Itu yang kita sebut inklusif,” ujarnya.

Ia menjelaskan, visi pembangunan Kota Ambon periode 2025–2030 berfokus pada terwujudnya Ambon Manise yang inklusif, toleran, dan berkelanjutan. Kolaborasi lintas lembaga, termasuk dengan lembaga keuangan, disebut sebagai kunci utama dalam memperluas akses layanan bagi penyandang disabilitas. “Kegiatan hari ini adalah bukti kolaborasi luar biasa antara OJK, lembaga keuangan, pemerintah kota, dan para pemangku kepentingan,” katanya menambahkan.

Ia juga menambahkan, Pemkot Ambon akan terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak untuk menyediakan dukungan nyata bagi penyandang disabilitas, termasuk ruang kreativitas dan akses layanan publik. “Jika ini terus kita lakukan, visi besar mewujudkan Ambon yang inklusif akan dapat dicapai. Kami akan terus mendukung semua pihak, terutama OJK dan lembaga keuangan, untuk menciptakan inklusi di kota ini,” tegas Bodewin.

Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada OJK Provinsi Maluku, para guru, pelatih, dan pimpinan sekolah luar biasa (SLB) atas kontribusi dalam mendampingi anak-anak penyandang disabilitas. Ia menyampaikan pesan penyemangat bagi peserta kegiatan, khususnya penyandang disabilitas.

“Kepada anak-anakku penyandang disabilitas, kalian tidak sendiri. Pemerintah dan semua pihak ada untuk kalian. Jangan berkecil hati, Tuhan tidak pernah keliru menciptakan seseorang,” ucapnya. Bodewin berharap, kegiatan tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat pemahaman dan praktik inklusi di Kota Ambon, serta menumbuhkan semangat kolaborasi untuk menjawab tantangan ke depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.