Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nyaris Tertimbun Longsor Talamau, Sebatang Kayu Selamatkan Satu Keluarga

📅 Minggu, 07 Des 2025, 10:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Nyaris Tertimbun Longsor Talamau, Sebatang Kayu Selamatkan Satu Keluarga Doc: Antara Foto
Ket. Yusmidar (50), warga Padang Laweh, Tinggam, Jorong Harapan, Nagari Sinuruik Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat menirukan gerakannya ketika menyelamatkan anak dan ayahnya dari genangan lumpur longsor yang terjadi Jumat (28/11/2025)

Yusmidar (50), korban selamat dari bencana longsor di Padang Laweh, Tinggam, Jorong Harapan, Nagari Sinuruik Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, tak berhenti mengucap rasa syukur.

Dia bersama empat anaknya dan ayahnya selamat dari hantaman longsor yang begitu dahsyat menerjang rumahnya menjelang subuh sekitar pukul 04.00 WIB pada Jumat (28/11) .

"Allah maha besar. Meskipun rumah saya habis tak berbekas. Keluarga saya bisa selamat," ucapnya kepada ANTARA, Rabu (3/12), di sebuah musholla tempat mengungsi keluarga itu sementara.

Raut kesedihan mendalam terpancar di wajah Yusmidar yang baru ditinggal suaminya lima bulan lalu.

Jam menunjukkan pukul 03.00 WIB pada Jumat (28/11) itu, katanya, memulai kisahnya.  Matanya tidak mau terpejam di tengah derasnya hujan. Tiba-tiba anak perempuan yang paling kecil Asyifa Nur Rahmadhani (8) gelisah dan tidak mau tidur.

"Ada apa nak," tanyanya. Anaknya menjawab ayahnya yang baru lima bulan meninggal memanggil minta tolong hampir tiga kali.

"Kenapa abak (ayah) memanggil mak (ibu)?" kata bocah yang biasa dipanggil Syifa itu.

"Perasaan Syifa saja, mana mungkin Abak memanggil," jawab Yusmidar.

Setelah itu, dia mengajak anaknya rebahan untuk tidur. Namun, tiba-tiba anaknya berteriak keras minta tolong.

Tak lama berselang terdengar suara gemuruh dan bunyi hantaman yang begitu keras. Tanpa dia sadari rumahnya mulai gelap dan dipenuhi lumpur bercampur air setinggi leher.

Di dalam kepanikannya, Yusnimar bisa menggapai kayu yang ada di dekatnya dan berpegangan sambil memanggil anak-anaknya.

"Beruntung saya bisa memegang kayu yang tersangkut dan bisa jadi tempat berpegangan. Saat itu yang teringat hanya anak-anak saya," katanya.

Dengan tenaga seadanya dia memanggil anak-anaknya, tapi tidak ada yang menjawab. "Yang terdengar hanya suara lumpur yang mengalir deras menghantam rumah," katanya.

Sambil berpegangan di sebatang kayu itu
dia menggapai apa yang dapat digapai dan berjalan secara perlahan meskipun berat di dalam lumpur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Daerah
PT Pertamina Perkuat Layana...
Megapolitan
Dukung Swasembada Ikan, Pem...
Nasional
Hingga Oktober 2026, Perum ...
Advertisement
Event Jakarta Akhir Pekan 10-11 Oktober: Ada Avenged Sevenfold hingga Victoria Run

Event Jakarta Akhir Pekan 10-11 Oktober: Ada Avenged Sevenfold hingga Victoria Run

09 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.