Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementerian PU Percepat Penanganan Bencana di Aceh, Fokus Pemulihan Konektivitas

📅 Minggu, 07 Des 2025, 19:42 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Kementerian PU Percepat Penanganan Bencana di Aceh, Fokus Pemulihan Konektivitas Doc: istimewa
Ket. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penanganan darurat infrastruktur yang terdampak banjir dan longsor di Provinsi Aceh. Upaya difokuskan pada pemulihan konektivitas jalan dan jembatan nasional yang masih terputus serta dukungan sarana darurat bagi masyarakat

JAKARTA- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penanganan darurat infrastruktur yang terdampak banjir dan longsor di Provinsi Aceh. Upaya difokuskan pada pemulihan konektivitas jalan dan jembatan nasional yang masih terputus serta dukungan sarana darurat bagi masyarakat. 

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa seluruh personel teknis di Aceh tetap siaga memulihkan akses warga dan jalur distribusi logistik.

“Kami memastikan pemulihan akses utama di Aceh menjadi prioritas. Tim di lapangan bergerak maksimal, termasuk pemasangan jembatan bailey dan pembersihan material longsoran,” ujar Menteri Dody di Jakarta, Minggu (7/12)

Di Aceh tercatat 477 titik terdampak bencana, didominasi banjir tanggul kritis sebanyak 143 titik, longsor 46 titik, dan banjir tanggul jebol 36 titik. Penanganan darurat yang dilakukan Balai dan Unit Pelaksana Teknis Kementerian PU saat ini telah mencapai 48,34%. Kerusakan juga menyasar 30 ruas jalan nasional dan 15 jembatan nasional. 

Sejumlah akses telah kembali dapat dilalui seperti jalur Banda Aceh–Meureudu, Lhokseumawe–Langsa, serta Kuala Simpang–Perbatasan Sumatera Utara. Namun beberapa jalur masih terputus dan ditargetkan pulih secara bertahap hingga pertengahan Desember 2025.

Untuk mengatasi ruas yang putus, Kementerian PU mempercepat pemasangan jembatan bailey pada sejumlah lokasi seperti Teupin Mane, Alue Kulus, Enang-enang, Weihni Rongka, hingga Timang Gajah. Material sebagian telah tersedia di lokasi dan sisanya sedang dalam proses mobilisasi menuju Aceh.

Salah satu lokasi yang tengah dipercepat adalah Jembatan Teupin Mane, dengan progres penimbunan oprit batu bolder, pembuatan coverdam pengalihan aliran sungai, serta perakitan bailey yang dikerjakan sejumlah alat berat seperti excavator, dozer, dan dump truck.

Selain sektor jalan dan jembatan, kerusakan infrastruktur air minum dan permukiman juga teridentifikasi cukup luas. Sebanyak 20 Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di 10 kabupaten/kota terdampak, termasuk satu Instalasi Pengolahan Air di Kota Langsa. Infrastruktur sanitasi berbasis masyarakat seperti Sanimas, TPS3R, serta fasilitas PISEW juga mengalami kerusakan.

Untuk mendukung percepatan penanganan, alat berat dan logistik darurat terus dikerahkan, termasuk 41 excavator, 25 dump truck, serta penyediaan tenda, perlengkapan sanitasi, dan bantuan dasar bagi warga terdampak yang masih mengungsi.

Menteri Dody memastikan penanganan dilakukan secara bertahap hingga seluruh fungsi pelayanan publik kembali berjalan. “Kami tidak hanya memulihkan konektivitas, tetapi juga layanan dasar seperti air bersih dan fasilitas permukiman. Masyarakat Aceh harus segera kembali pada aktivitas yang aman dan produktif,” tegasnya.

Kementerian PU akan terus berkoordinasi erat dengan Pemerintah Daerah dan BNPB hingga tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi agar pemulihan berjalan tuntas serta lebih tangguh terhadap bencana di masa mendatang. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

45 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.