Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD: Banjir Lahar Semeru Rendam Belasan Rumah di Sumberlangsep

📅 Minggu, 07 Des 2025, 20:27 WIB | Oleh:
BPBD: Banjir Lahar Semeru Rendam Belasan Rumah di Sumberlangsep Doc: ANTARA/Dokumentasi Pribadi
Ket. Warga menunjukkan sebuah masjid di Dusun Sumberlangsep yang terlihat sebagian atapnya karena diterjang banjir lahar Semeru pada Minggu (7/12).

LUMAJANG, JAWA TIMUR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang menyebutkan sebanyak 13 rumah, satu warung, dan satu masjid di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terendam banjir lahar hujan yang disertai material vulkanik Gunung Semeru.

"Data awal sebanyak 13 rumah, satu masjid, dan satu warung di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro yang terdampak lahar Semeru," kata Kepala Pelaksana BPBD Lumajang Isnugroho, di Lumajang, Minggu (7/12).

Belasan rumah yang terdampak yakni milik Karmani, Poniman, Arifin, Suhartono, Ajinal Yusuf, Gundut Sugito, Hidayat, KH. Senamin, Budiana, Matsaleh,Dedi, Mayar, dan Jumali. Semuanya merupakan warga RW 06 di Dusun Sumberlangsep.

"Selain rumah, ada tiga motor warga yang terpendam lumpur pascabanjir lahar hujan disertai material vulkanik Semeru yang menerjang kawasan Dusun Sumberlangsep pada Sabtu (6/12) sore," tuturnya.

Ia menjelaskan BPBD Lumajang sudah mendistribusikan bantuan untuk warga yang terdampak banjir lahar hujan Gunung Semeru di Dusun Sumberlangsep pada Sabtu (6/12), namun distribusi bantuan terus dilakukan.

"Hari ini kami juga mengirimkan bantuan untuk warga di Dusun Sumberlangsep yang terisolasi agar kebutuhan makanan dan lainnya terpenuhi," katanya.

Warga Dusun Sumberlangsep sempat mengungsi di tiga lokasi yang berada di perbukitan karena banjir lahar Semeru terus masuk ke permukiman warga di dusun setempat. Di Pos Pengungsian 1 tercatat sebanyak 107 orang dengan rincian 39 laki-laki, 43 perempuan yang satu di antaranya sedang hamil, 21 anak-anak, dan empat bayi.

Kemudian di Pos pengungsian 2 tercatat sebanyak 173 orang mengungsi dengan rincian laki-laki sebanyak 85 orang, perempuan sebanyak 77 orang yang dua di antaranya sedang hamil, serta 11 anak-anak.

Pos pengungsian 3 sebanyak 115 orang dengan rincian laki-laki sebanyak 49 orang, perempuan 48 orang yang dua di antaranya sedang hamil, 15 anak-anak, dan tiga bayi.

Jumlah warga di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro sebanyak 138 KK atau 512 jiwa. Warga di dusun setempat berharap ada perhatian dari pemerintah daerah untuk mencegah agar banjir lahar Semeru tidak menerjang permukiman mereka.

Sebagian warga juga mendirikan tenda darurat di perbukitan untuk mengantisipasi apabila terjadi banjir lahar Semeru sewaktu-waktu nantinya, sehingga warga bisa mengungsi ke tempat aman tersebut. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.