Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertemuan Langka dalam 30 Tahun: Lebanon–Israel Bahas Kerja Sama Proyek Ekonomi Besar di Perbatasan

📅 Jumat, 05 Des 2025, 06:45 WIB | Oleh:
Pertemuan Langka dalam 30 Tahun: Lebanon–Israel Bahas Kerja Sama Proyek Ekonomi Besar di Perbatasan Doc: ANTARA/Xinhua
Ket. Lebanon luncurkan peta jalan untuk perkuat otoritas negara di wilayah selatan negara tersebut.

MOSKOW - Para diplomat dari Lebanon dan Israel membahas hubungan ekonomi, termasuk rencana rekonstruksi kawasan perbatasan yang rusak akibat perang, dalam pertemuan langsung pertama mereka selama lebih dari tiga dekade.

Laporan Axios pada Kamis, mengutip sumber yang mengetahui pembicaraan tersebut, menyebutkan bahwa pertemuan berlangsung di Munisipalitas Naqoura, Lebanon Selatan, Rabu, di sela-sela rapat bulanan komite pemantau gencatan senjata yang dipimpin Amerika Serikat (AS).

Isu utama dalam pertemuan itu adalah kerja sama ekonomi di wilayah Lebanon Selatan, terutama terkait rekonstruksi area yang terdampak perang. Axios mengutip sumber yang mengatakan bahwa agenda ini menjadi pembahasan paling signifikan di antara kedua pihak.

Menurut pejabat AS yang berbicara kepada Axios, visi jangka panjang Washington mencakup pembentukan “zona ekonomi Trump” di sepanjang perbatasan Lebanon-Israel yang dirancang bebas dari kehadiran Hizbullah dan senjata berat.

Komite tersebut, yang dikenal sebagai “mekanisme”, merupakan format yang mempertemukan Lebanon, Israel dan Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) dengan dukungan AS dan Prancis. Mekanisme itu bertujuan memantau pelaksanaan kesepakatan penghentian permusuhan.

Lebanon berulang kali menuduh Israel melanggar kedaulatannya secara sistematis, meskipun telah tercapai kesepakatan gencatan senjata pada November 2024.

Militer Israel masih mempertahankan kehadiran mereka pada lima titik strategis di Lebanon Selatan, termasuk bagian utara Desa Ghajar, yang oleh otoritas Lebanon dianggap sebagai bentuk pendudukan berkelanjutan dan pelanggaran terhadap Resolusi 1701 Dewan Keamanan PBB.

Militer Israel menyatakan bahwa serangan-serangan yang mereka lakukan menargetkan infrastruktur militer milik Hizbullah.

Tel Aviv juga berkali-kali menegaskan bahwa mereka akan terus melakukan serangan ke Lebanon untuk menghilangkan para pemimpin sayap militer Hizbullah dan ancaman yang ditimbulkan kelompok tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.