Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bank Mandiri Borong 5 Penghargaan BI 2025, Mantapkan Posisi sebagai Penjaga Stabilitas Ekonomi RI

📅 Jumat, 05 Des 2025, 14:20 WIB | Oleh:
Bank Mandiri Borong 5 Penghargaan BI 2025, Mantapkan Posisi sebagai Penjaga Stabilitas Ekonomi RI Doc: Istimewa

JAKARTA - Bank Mandiri kembali mengukuhkan diri sebagai salah satu pilar penting stabilitas ekonomi Indonesia setelah berhasil menyabet lima penghargaan dalam ajang Bank Indonesia Award 2025. Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas kontribusi Bank Mandiri dalam mendukung kebijakan makroprudensial, moneter, dan sistem pembayaran nasional.

Dalam kategori makroprudensial, Bank Mandiri dinobatkan sebagai Bank Kontributor Intermediasi Penggerak Perekonomian Terbaik serta Bank Penggerak Keuangan Berkelanjutan. Kedua penghargaan ini diberikan atas keberhasilan bank menyalurkan pembiayaan produktif yang tepat sasaran dan konsisten dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Hingga Oktober 2025, penyaluran kredit Bank Mandiri secara bank only tumbuh 9,38 persen secara tahunan menjadi Rp 1.403,79 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang pembiayaan sektor padat karya, industri berorientasi ekspor, serta sektor makanan dan minuman sebagai pendorong ekonomi kerakyatan.

Pada kategori kebijakan moneter, Bank Mandiri meraih penghargaan Bank Mitra Pengendalian Moneter Valas Terbaik serta Dealer Utama Terbaik dalam Pemenuhan Kewajiban untuk Pengembangan PUVA. Kedua penghargaan ini menunjukkan peran aktif Mandiri dalam memperkuat stabilitas pasar valuta asing.

Untuk kategori sistem pembayaran, Bank Mandiri dinobatkan sebagai Peserta BI-FAST Terbaik di kelompok Bank KBMI 3 dan 4. Predikat ini diberikan atas kontribusi bank dalam memperluas akses dan adopsi transaksi nontunai di seluruh Indonesia.

Kelima penghargaan tersebut diserahkan langsung pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia dan diterima oleh Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri, Ari Rizaldi, pada Jumat malam (28/11).

Ari menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi refleksi komitmen Bank Mandiri dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui inovasi dan transformasi berkelanjutan. Ia menyebut seluruh langkah perusahaan sejalan dengan agenda pemerintah dalam Asta Cita, terutama terkait transformasi ekonomi dan penguatan industri keuangan.

Bank Mandiri turut memperkuat efektivitas kebijakan moneter melalui penyediaan suplai valuta asing, memanfaatkan jaringan nasabah eksportir dan importir yang luas. Hingga Oktober 2025, transaksi valas Mandiri di pasar antarbank tercatat tumbuh 32,06 persen secara year-to-date.

Dalam menjalankan peran sebagai dealer utama, Bank Mandiri kembali dinobatkan sebagai Dealer Utama Terbaik untuk Pemenuhan Kewajiban Pengembangan PUVA. Penghargaan ini menegaskan konsistensi bank dalam menerapkan prinsip kehati-hatian pada pasar keuangan.

Di sisi sistem pembayaran, Bank Mandiri terus meningkatkan adopsi BI-FAST untuk mempercepat transaksi nasional dan mendorong digitalisasi ekonomi. Sepanjang Januari-Oktober 2025, transaksi BI-FAST Mandiri naik 28 persen secara tahunan menjadi 564 juta transaksi dengan nilai Rp 1.425,97 triliun.

"Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh Mandirian dan komitmen kami terhadap penguatan kebijakan moneter, pasar uang, serta sistem pembayaran nasional. Kami akan terus mendukung agar ekonomi Indonesia semakin kuat, inklusif, dan berkelanjutan," ujar Ari menutup pernyataannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.