Kargo Technologies Dorong Transformasi Logistik Hijau lewat Armada Kendaraan Listrik
📅 Kamis, 04 Des 2025, 20:52 WIB | Oleh: Haryo BronoPerusahaan akan mengoperasikan lebih dari 500 EV pada 2025 dan 2,500 EV pada 2026, sebagai fondasi awal armada elektrik berskala besar yang dapat mendukung pergerakan logistik lintas batas di masa depan. Kargo menargetkan elektrifikasi penuh seluruh armada pada 2035.
Program Kemitraan Armada EV & Dampak terhadap Manufaktur Lokal
Untuk mempercepat adopsi EV di sektor logistik, Kargo Technologies memperkenalkan program kemitraan khusus bagi para shipper dan klien korporasi. Perusahaan yang mengadopsi EV akan memperoleh berbagai keunggulan dibandingkan armada konvensional. Dengan mengintegrasikan data EV ke dalam platform Kargo Nexus, shipper memperoleh visibilitas operasional yang transparan dan real-time menjawab tantangan efisiensi yang dihadapi organisasi logistik dari berbagai skala.
Program ini juga mendukung perusahaan dengan komitmen ESG dan ramah lingkungan dalam mencapai operasional logistik yang rendah emisi, mengubah target keberlanjutan lingkungan menjadi hasil operasional yang terukur.
Untuk memastikan ketersediaan pasokan EV dan mendukung industri nasional, Kargo Technologies telah menandatangani MoU dengan beberapa merek kendaraan listrik komersial terbesar, termasuk Foton, JAC, Wuling, dan VKTR. Para OEM ini telah melakukan lokalisasi produksi di Indonesia, berkontribusi pada penciptaan ribuan lapangan kerja dan memperkuat posisi indonesia sebagai hub regional manufaktur EV dan inovasi logistik hijau.
Dengan dukungan lembaga perbankan global seperti HSBC serta mitra pembiayaan Chailease, Kargo menyediakan skema pembiayaan terstruktur untuk armada EV, memungkinkan pengadaan aset EV yang telah dikomitmenkan dan menciptakan model pengembangan aset yang dapat diskalakan di masa depan.
Bagi mitra logistik dan transportasi, Kargo Tech menawarkan skema sewa, pembiayaan, dan pengadaan armada yang fleksibel. Opsi-opsi ini dirancang untuk memudahkan transisi bertahap menuju armada listrik melalui struktur pembiayaan yang lebih adaptif. Mitra yang berpartisipasi juga akan memperoleh akses ke proyek eksklusif Kargo yang membutuhkan armada EV, menempatkan mereka di garis depan transformasi logistik listrik di Indonesia dan koridor regional yang akan datang.
Identitas Visual Baru dan Arah Strategis Perusahaan
Dalam acara yang sama, Kargo Tech memperkenalkan logo barunya yang memadukan dua panah diagonal saling berkonvergensi dengan simbol kilat di bagian tengah. Panah tersebut merepresentasikan hubungan operasional antara Kargo, mitra, dan pelanggan sementara kilat melambangkan komitmen perusahaan terhadap teknologi berbasis listrik.
Identitas baru ini mencerminkan visi jangka panjang Kargo Tech untuk bertransisi menuju operasi logistik yang sepenuhnya listrik dan rendah emisi serta, seiring waktu, menjadi penghubung digital dan fisik di sepanjang Electrified Silk Road yang menghubungkan Tiongkok, Asia Tenggara, dan kawasan Teluk melalui jaringan logistik EV yang di orkestrasi oleh AI.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!