Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamen Ekraf Tekankan Diplomasi Kreatif Kolaborasi Indonesia-Prancis

📅 Selasa, 02 Des 2025, 19:22 WIB | Oleh:
Wamen Ekraf Tekankan Diplomasi Kreatif Kolaborasi Indonesia-Prancis Doc: ANTARA/HO-Kemenekraf
Ket. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar saat menghadiri French Night di Institut Français Indonesia (IFI) Yogyakarta, yang menjadi bagian penting dari kegiatan JAFF (Jogja-NETPAC Asian Film Festival) Market 2025, Yogyakarta, Senin (1/12).

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar menekankan pentingnya diplomasi kreatif antara Indonesia dan Prancis salah satunya melalui sinema.

“Kolaborasi Indonesia–Prancis menunjukkan bahwa sinema bukan hanya soal hiburan, tetapi juga medium diplomasi kreatif, dengan hati terbuka dan niat kolaboratif kita dapat mendorong kreativitas, menghadirkan autentisitas, membina generasi muda pembuat film, dan menciptakan lapangan kerja berkualitas," kata Irene dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa.

Saat menghadiri French Night di Institut Français Indonesia (IFI) Yogyakarta yang menjadi bagian penting dari kegiatan JAFF (Jogja-NETPAC Asian Film Festival) Market 2025, di Yogyakarta, Senin, Wamen Irene mengatakan bahwa French Night menjadi simbol penting dari perjalanan sinema dan perkembangan talenta kreatif Indonesia, sekaligus bagian dari upaya menuju Indonesia Emas 2045.

Ia menyebut, French Night menegaskan kolaborasi kreatif Indonesia–Prancis dan dukungan Kementerian Ekraf dalam memajukan sinema Indonesia, sekaligus memperkuat ekosistem talenta kreatif.

Sepanjang JAFF Market 2025, Indonesia–France Film Lab x MTN (Manajemen Talenta Nasional) Lab menjadi sorotan utama, menegaskan komitmen bersama pemerintah Indonesia, Kedutaan Besar Prancis, dan APROFI (Asosiasi Produser Film Indonesia) dalam mendukung talenta muda yang membentuk gelombang baru sinema Indonesia.

Kegiatan dimulai dengan pembukaan film lab pada hari pertama, diikuti Industry Lunch yang diselenggarakan Kementerian Ekraf.

Sementara hari kedua dan ketiga diisi workshop session, di mana peserta mendapat mentorship profesional, pelatihan menulis naskah, dan pendampingan pengembangan proyek film.

Sepuluh proyek film terpilih dipresentasikan selama kegiatan antara lain A Mother’s Niqab, The Boy with His Mother’s Statue, The First Journey of Grief, The Heirlooms, The Last Dance, dan What to Wear for My Own Funeral, French Night yang menghadirkan suasana perayaan, networking industri, serta pertunjukan musik dari Papua.

Fabien Penone selaku Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN menegaskan peran film lab dalam memperkuat hubungan bilateral dan membuka peluang koproduksi.

“Melalui program Indonesia–France Film Lab, kami ingin memperkuat sinema Indonesia, membuka peluang koproduksi, dan mempertemukan talenta muda dengan mentor Perancis, ini adalah momen spesial untuk merayakan kontribusi luar biasa Garin Nugroho terhadap sinema Indonesia dan hubungan kreatif kedua negara,” kata Penone.

Sementara itu, Garin Nugroho sebagai Indonesian film director dan founder JAFF mengungkapkan apresiasi atas penghargaan Officier des Arts et Lettres.

Ia menilai generasi muda, dengan talenta dan dedikasi mereka, akan terus mengembangkan kreativitas dan kemanusiaan dalam ekosistem sinema Indonesia.

“Ini merupakan privilese besar, bukan hanya untuk diri saya sendiri, tetapi juga untuk sinema Indonesia, JAFF, dan Asia, penghargaan ini adalah perayaan bersama semua pihak yang telah mendukung karier saya, termasuk keluarga dan ekosistem film Indonesia yang luar biasa,” kata Garin. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Advertisement
Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.