Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terdampak Bencana, Kementerian PU Percepat Penanganan 14 Jembatan Rusak di Aceh

📅 Selasa, 02 Des 2025, 13:52 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Terdampak Bencana, Kementerian PU Percepat Penanganan 14 Jembatan Rusak di Aceh Doc: istimewa
Ket. Kementerian PU telah mengambil sejumlah langkah darurat, antara lain pemasangan Jembatan Bailey di beberapa lokasi prioritas untuk memulihkan akses sementara, pemadatan dan penguatan oprit jembatan, pemasangan bronjong, serta pekerjaan perlindungan tebing

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum telah menurunkan total 310 personel untuk membantu penanganan bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Personel yang terdiri dari Tim Tanggap Darurat unsur Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Cipta Karya ini telah melakukan respons cepat, inspeksi infrastruktur terdampak, serta mendukung penanganan darurat yang dikomandoi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 

Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan agar seluruh unsur pemerintah bergerak cepat dalam penanganan bencana di Pulau Sumatera. 

Berdasarkan hasil inspeksi lapangan terkait dampak bencana banjir dan tanah longsor Provinsi Aceh hingga 1 Desember 2025, tercatat sebanyak 14 jembatan roboh atau terputus akibat tingginya debit air dan kerusakan oprit pada sejumlah titik.

Kerusakan ini menyebabkan gangguan serius pada akses masyarakat, distribusi logistik, serta pelayanan darurat di berbagai wilayah Aceh. Hasil inspeksi Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh mencatat bahwa jembatan mengalami kerusakan rata - rata berupa runtuh, oprit tergerus, atau struktur terseret arus. 

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan bahwa kesiapsiagaan infrastruktur dan sumber daya Kementerian PU menjadi bagian penting dalam mendukung penanganan bencana di berbagai daerah. “Kami memastikan dukungan peralatan dari balai-balai teknis bisa digerakkan kapanpun diperlukan, termasuk untuk membuka akses dan membantu proses evakuasi,” kata Menteri Dody. 

Adapun jembatan yang mengalami kerusakan adalah Jembatan Weihni Rongka, Oprit Jembatan Krueng Beutong, Jembatan Krueng Meureudu, Jembatan Teupin Mane, Jembatan Kuta Blang, Jembatan Jamur Ujung, Jembatan Lawe Penanggalan, Jembatan Timang Gajah, Jembatan Jerata, Jembatan Pelang, Jembatan Titi Merah, dan 3 lokasi lain dalam verifikasi detail tim lapangan. 

Kementerian PU terus bergerak cepat untuk memastikan infrastruktur terdampak dapat segera difungsikan kembali. “Konektivitas adalah urat nadi masyarakat. Begitu jembatan terputus, mobilitas bantuan, layanan publik, dan aktivitas ekonomi ikut terhambat. Karena itu Kementerian PU mengerahkan seluruh sumber daya teknis untuk mempercepat penanganan di Aceh,ˮkata Menteri Dody.

Salah satu jembatan strategis yang terdampak adalah Jembatan Krueng Tingkeum di Lintas Timur Aceh, yang merupakan bagian dari jaringan jalan nasional dan sangat vital bagi akses antarwilayah. Sementara beberapa ruas jalan terputus yakni, Jalan Batas Sumut–Aceh, Banda Aceh–Lhokseumawe–Langsa–Aceh Tamiang, Gayo Lues, Bireuen–Takengon, Subulussalam–Tapaktuan. 

Sebagai tindak lanjut, Kementerian PU telah mengambil sejumlah langkah darurat, antara lain pemasangan Jembatan Bailey di beberapa lokasi prioritas untuk memulihkan akses sementara, pemadatan dan penguatan oprit jembatan, pemasangan bronjong, serta pekerjaan perlindungan tebing.

Selanjutnya pembersihan sungai, penanganan debris besar, dan normalisasi alur air untuk mencegah kerusakan lanjutan. Pengoperasian alat berat dari balai teknis untuk membuka akses jalan yang tertimbun longsor atau terputus banjir. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.