Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bandung Perkuat Kesiapsiagaan Hidrometeorologi untuk Antisipasi Cuaca Ekstrem

📅 Selasa, 02 Des 2025, 02:10 WIB | Oleh:
Pemkot Bandung Perkuat Kesiapsiagaan Hidrometeorologi untuk Antisipasi Cuaca Ekstrem Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meningkatkan kewaspadaan dan penanganan hidrometeorologi seiring masuknya Kota Bandung ke musim hujan dengan intensitas tinggi.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan pemerintah tengah melakukan langkah-langkah cepat lintas kewilayahan dan perangkat daerah untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang sudah mulai dirasakan sejak akhir pekan.

Wali Kota Farhan menyampaikan, menjadi area paling terdampak pada fase awal musim hujan tahun ini.

“Ada masalah hidrometeorologi di daerah Bandung Utara, sehingga kita harus memastikan penanganan bencana akibat cuaca ekstrem betul-betul bisa kita antisipasi bersama-sama,” ujar dia di Balai Kota Bandung, Senin (1/12).

Ia mengapresiasi khusus kepada Kecamatan Coblong dan seluruh wilayah yang telah sigap menghadapi kejadian hidrometeorologi pada akhir pekan lalu.

“Ini menjadi pelajaran penting bagi Dinas Lingkungan Hidup agar selalu siap sedia menghadapi kemungkinan banjir yang diiringi sampah di sekitar TPS,” ucap dia.

Menurut Wali Kota Farhan, BMKG telah mengeluarkan peringatan resmi bahwa Bandung memasuki siklus cuaca ekstrem. Kondisi ini langsung berdampak pada sejumlah wilayah, terutama di kawasan KBU.

“Beberapa kecamatan sangat kami perhatikan. Cidadap mengalami kelongsoran, Coblong terdampak, dan kami juga harus memperhatikan Sukajadi, Andir, Mandalajati, Cibiru, dan Ujungberung,” tutur dia.

Selain longsor, tercatat pula kejadian puting beliung di Kelurahan Sekeloa serta banjir yang mempengaruhi fasilitas umum.

“Di Cihampelas, TPS kebanjiran hingga satu jembatan yang menghubungkan dua gang putus,” kata Wali Kota Farhan.

Peristiwa puting beliung tersebut merusak 21 rumah. Beruntung, tidak ada korban luka serius. “Hanya satu warga usia 60 tahun yang terluka. Atap rumah yang rusak sudah kami tutup sementara dengan terpal,” ujar dia.

Pemkot Bandung juga memprioritaskan bantuan bagi siswa terdampak yang kehilangan atau mengalami kerusakan peralatan sekolah akibat hujan deras. “Kami pastikan peralatan yang rusak diganti agar besok mereka bisa kembali sekolah,” ujar Wali Kota Farhan.

Menanggapi banjir rutin di kawasan Cibaduyut, Wali Kota Farhan menjelaskan, perbaikan permanen belum bisa dilakukan, namun langkah strategis tetap akan dijalankan.

“Kita akan memperbaiki dan membuat saluran-saluran air baru. Prinsipnya membuka jalan-jalan air untuk mengurangi genangan,” ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.