Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wagub Sumut Desak Pertamina Jaga Kelancaran Distribusi BBM

📅 Senin, 01 Des 2025, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wagub Sumut Desak Pertamina Jaga Kelancaran Distribusi BBM Doc: Antara
Ket. Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut di Posko Penanganan Darurat Bencana Pemprov Sumut di Gedung Bakti Kwarda Sumut, Jalan Besar AH Nasution Medan, Ahad (30/11).

Medan - Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya meminta Pertamina memastikan pasokan BBM tidak terkesan langka di SPBU wilayah Sumut, terutama saat daerah masih terdampak banjir dan longsor.

Surya menyampaikan keluhan itu usai berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara di Posko Penanganan Darurat Bencana Pemprov Sumut, Ahad (30/11).

Ia mengatakan antrean panjang muncul di banyak SPBU di Medan dan sekitarnya itu memperburuk kondisi masyarakat yang terdampak bencana.

Menurut data Dinas Perindustrian Perdagangan Energi dan Sumber Daya Mineral Sumut, kebutuhan BBM harian daerah tersebut mencapai 6.000 kiloliter.

“Karena itu Pemprov Sumut memanggil Pertamina untuk mencari solusi,” kata Surya.

Region Manager Retail Sales Pertamina Sumbagut I Gusti Bagus Suteja menegaskan stok BBM dan LPG di Sumut aman dan mencukupi.

Bagus mengakui distribusi sempat terganggu akibat cuaca buruk, namun dia menegaskan penyaluran ke SPBU kini kembali normal.

“Posisi stok sangat aman. Konsumen tidak perlu khawatir,” ujarnya.

Pertamina, katanya, menyiapkan perpanjangan jam operasional SPBU menjadi 24 jam untuk mengurangi antrean, dengan prioritas di Medan dan wilayah sekitarnya.

Bagus meminta masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan agar antrean dapat cepat terurai dan distribusi berjalan lancar.

Ia menambahkan bahwa perusahaan juga berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menjaga keamanan SPBU dan mencegah penimbunan.

Pertamina mengimbau konsumen tidak melakukan pembelian berlebihan karena pasokan BBM di Medan masih mencukupi.

Perusahaan itu juga memprioritaskan distribusi BBM untuk alat berat yang bekerja membersihkan material banjir dan longsor di wilayah terdampak.

“Kami berharap akses jalan yang tertutup segera terbuka sehingga distribusi BBM bisa kembali normal di semua wilayah terdampak,” kata Bagus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.