Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Seorang Anak Meninggal di Arena Istana Balon

📅 Senin, 01 Des 2025, 16:04 WIB | Oleh:
Seorang Anak Meninggal di Arena Istana Balon Doc: ANTARA/HO-Polres Kerinci
Ket. Polres Kerinci dalami kematian balita di wahana bermain di wilayah kawasan lapangan merdeka Kota Sungai Penuh, Senin (1/12).

Kota Sungai Penuh -- Kepolisian Resor Kerinci menyelidiki dugaan kelalaian yang mengakibatkan meninggalnya seorang anak berusia 4 tahun di arena bermain komersil istana balon yang berada di Lapangan Merdeka, Desa Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi, Minggu (30/11)

"Penyidik telah melakukan pemeriksaan TKP (tempat kejadian perkara), memasang garis polisi, meminta keterangan saksi-saksi, mengumpulkan dokumen medis awal, serta memeriksa pemilik wahana permainan," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kerinci Ajun Komisaris Polisi Very Prasetyawan di Kerinci, Senin.

Ia mengatakan saat ini kasus meninggalnya anak di arena bermain itu masih dalam penyelidikan, termasuk menelusuri adanya unsur kelalaian atau pidana lain dalam peristiwa tersebut.

"Langkah-langkah penyelidikan telah dilakukan," tambahnya.

Peristiwa meninggalnya anak tersebut terjadi pada Minggu (30/11) sekitar pukul 21.00 WIB. Korban berinisial G (4), jenis kelamin laki-laki, warga Desa Karya Bakti, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh.

Berdasarkan kronologi, kematian G bermula saat pemilik arena bermain istana balon FJ (41), menutup arena bermain dengan cara mengempeskan istana balon tanpa melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi bagian dalam balon.

Beberapa saat setelah balon dilipat, orang tua korban datang mencari anaknya yang diketahui sebelumnya bermain di arena tersebut.

Pemilik kemudian membuka kembali lipatan balon dan menemukan korban dalam kondisi tidak sadarkan diri. Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Sungai Penuh. Saat dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

"Kami menyampaikan turut berduka cita atas musibah ini. Kepada seluruh pengelola wahana permainan anak, kami mengingatkan agar menerapkan standar keamanan dan memastikan kondisi arena benar-benar aman sebelum maupun setelah digunakan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Bupati Klaten Masih Diperiksa KPK, Usai Ditangkap

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Bupati Klaten Masih Diperik...
Advertisement
Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.