Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Aceh Masih akan Diguyur Hujan hingga Akhir Desember

📅 Senin, 01 Des 2025, 17:32 WIB | Oleh:
BMKG: Aceh Masih akan Diguyur Hujan hingga Akhir Desember Doc: BMKG

BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa wilayah Provinsi Aceh masih akan diguyur hujan hingga akhir Desember 2025. Hal itu disampaikan Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Nasrol Adil, di Banda Aceh, Senin (1/12).

“Bulan Desember ini Aceh masih berada dalam musim hujan. Setelah melewati siklon Senyar, hujan tetap perlu diwaspadai,” kata dia.

Karenanya, ia meminta masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dan dampak turunannya. Sebagai bagian dari upaya mendukung penanganan darurat bencana, BMKG bersama BNPB telah melakukan operasi modifikasi cuaca selama beberapa hari terakhir.

Metode penyemaian awan ini dinilai efektif menurunkan intensitas hujan di sejumlah wilayah. “Dalam dua hari terakhir kami melakukan penyemaian awan di laut timur, wilayah utara, daratan tengah, hingga Aceh Timur," ucap dia.

"Intensitas hujannya berhasil ditekan sehingga respons darurat dapat berjalan lebih aman,” ujar dia.

Sementara itu operasi modifikasi cuaca difokuskan ke barat dan selatan Aceh karena pertumbuhan awan hujan terpantau lebih signifikan di kawasan tersebut.

Meski curah hujan masih berada pada angka sekitar 8 mm, kategori hujan kini relatif lebih ringan dibanding beberapa hari sebelumnya. Nasrol menambahkan, dalam dua hingga tiga hari ke depan, wilayah barat dan selatan diperkirakan mengalami percepatan pertumbuhan awan hujan.

Jika awan berkembang hingga ketinggian 2–20 ribu feet (sekitar 10 km), hujan berpotensi bergeser menuju wilayah timur dan utara. Sehingga intensitasnya dapat kembali meningkat.

Selain potensi hujan, masyarakat pesisir juga diminta mengantisipasi risiko banjir rob pada 4 Desember mendatang.

“Tanggal 4 Desember adalah puncak purnama," ujar dia. "Kombinasi curah hujan dan gelombang pasang dapat meningkatkan volume air di kawasan pesisir. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada,” kata Nasrol. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.