Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertamina Patra Niaga Upayakan Layanan Energi Tetap Stabil di Tengah Banjir dan Longsor untuk Cukupi Kebutuhan Masyarakat

📅 Minggu, 30 Nov 2025, 13:44 WIB | Oleh:
Pertamina Patra Niaga Upayakan Layanan Energi Tetap Stabil di Tengah Banjir dan Longsor untuk Cukupi Kebutuhan Masyarakat Doc: istimewa

MEDAN – Pertamina Patra Niaga melalui Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara terus memastikan penyaluran BBM dan LPG kepada masyarakat tetap berjalan di tengah kondisi banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sejak awal cuaca ekstrem dilaporkan, Pertamina Patra Niaga langsung menyiagakan tim darurat untuk menjaga pasokan energi tetap tersedia di seluruh titik pelayanan.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun menyampaikan bahwa seluruh tim distribusi di lapangan terus bekerja menyesuaikan pola suplai dengan kondisi lapangan yang berubah sangat cepat. “Kami memastikan masyarakat tetap dapat mengakses BBM. Meski banyak jalur yang terputus akibat banjir dan longsor, tim kami tetap bergerak mencari rute alternatif agar penyaluran tidak terhenti,” ujarnya.

Banjir tinggi, longsor, serta beberapa jembatan yang amblas menyebabkan sebagian akses utama belum bisa dilalui mobil tangki. Sejumlah titik hanya bisa dilewati kendaraan kecil sehingga penyaluran BBM dan LPG harus diatur secara ketat. Kondisi ini menuntut koordinasi intensif dengan BPBD, Pemerintah Daerah, dan aparat keamanan untuk membuka jalur evakuasi dan distribusi.

Di sektor suplai laut, kondisi juga sempat terpengaruh gelombang tinggi. Namun saat ini suplai berada pada posisi aman dengan tiga kapal telah sandar dan proses pembongkaran berjalan normal. Selain itu, empat kapal lainnya berada di perairan sebagai floating stock, memperkuat ketahanan suplai regional. Stok BBM dari jalur laut pun terjaga, dengan solar dan pertalite yang masing-masing memiliki ketahanan hingga dua pekan ke depan.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw menyampaikan selain tantangan akses, beberapa lembaga penyalur di wilayah banjir juga mengalami gangguan operasional, seperti air masuk ke area tangki pendam, drive-way, hingga pulau pompa, yang membuat sebagian harus menghentikan layanan sementara demi keamanan. “Saat ini terdapat 655 dari 709 atau sebagian besar SPBU terus beroperasi melayani kebutuhan BBM untuk masyarakat", jelasnya.

Penyaluran LPG melalui SPBE dan agen juga terdampak karena tabung kosong maupun tabung penuh sulit masuk dan keluar akibat kondisi jalan yang tidak aman.

Meski demikian, upaya pemulihan terus menunjukkan perkembangan. Sejumlah jalur alternatif sudah mulai dibuka, memungkinkan SPBU dan agen LPG prioritas menerima suplai lebih cepat. Di beberapa lokasi, SPBE yang sebelumnya tidak dapat beroperasi kini mulai melakukan pengisian terbatas seiring membaiknya akses.

Pertamina Patra Niaga terus mengoptimalkan berbagai langkah mitigasi, mulai dari pengalihan suplai (RAE) dari terminal yang aman, penambahan mobil tangki untuk mempercepat distribusi, hingga monitoring ketat melalui Satgas untuk memastikan seluruh titik kritis tetap mendapatkan layanan energi. Penyaluran bantuan Pertamina Peduli juga dilakukan di sejumlah wilayah yang mengalami dampak terberat.

“Kami memonitor situasi setiap saat dan terus menyesuaikan pola distribusi agar masyarakat tetap bisa mengakses energi dengan aman. Kami mengimbau agar masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan berhati-hati ketika mengisi di area yang masih tergenang. Apabila diperlukan dukungan suplai tambahan, laporan dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center 135”, pungkas Fahrougi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.