Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPK Wilayah V Temukan Arca dan Potongan Emas di Kota Kapur

📅 Minggu, 30 Nov 2025, 18:17 WIB | Oleh:
BPK Wilayah V Temukan Arca dan Potongan Emas di Kota Kapur Doc: ANTARA/HO-Humas BPK Wilayah V Jambi
Ket. Arca temuan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah V Jambi di Kota Kapur, Kabupaten Bangka.

PANGKALPINANG, KEPULAUAN BANGKA BELITUNG - Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah V Jambi menemukan arca dan potongan emas di Kota Kapur, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai bukti sejarah Kota Kapur sebagai pusat peradaban nusantara.

"Saat ini arca-arca yang ditemukan di Kota Kapur ini disimpan di Badan Riset dan Inovasi Nasional untuk diteliti lebih dalam," kata Kepala BPK Wilayah V Jambi Agus Widiatmoko di Pangkalpinang, Minggu (30/11).

Ia mengatakan Kota Kapur, Kabupaten Bangka seluas 154,045 hektare terdapat situs pemukiman di tepi sungai berada dalam lingkup benteng yang dikelilingi parit dan pelabuhan-pelabuhan kuno.

"Kita tidak hanya menemukan arca-acra dan potongan emas tetapi juga  botol kaca, fragmen arca, tumpukan keramik dari Tiongkok, kepingan uang emas, batangan emas dan perhiasan manik-manik," katanya.

Ia mengatakan situs Kota Kapur ini berada pada bentang lahan perbukitan kecil.  

Dari arah utara, bukit-bukit di Situs Kota Kapur semakin meninggi. Dataran tinggi Kota Kapur ditandai alam bernama Bukit Besar yang terlihat dari Selat Bangka. 

"Daerah perbukitan ini merupakan sumber air dan hulu dari sejumlah sungai yang mengalir. Namun lingkungan sekitar kaki Bukit Besar saat ini telah menjadi lahan tambang, mengakibatkan rusaknya lingkungan dan hilangnya vegetasi," katanya.

Di sebelah utara berbatasan dengan Sungai Mendo, sebelah selatan berbatasan dengan Desa Penagan, sebelah barat berbatasan dengan Selat Bangka, dan sebelah timur berbatasan dengan Sungai Rukam.

"Saat ini sebagian besar lahan di dalam situs Kota Kapur menjadi area perkebunan karet, lada, durian, enau, duku, serta padi ladang, sehingga diperlukan upaya bersama untuk merevitalisasi kawasan situs Kota Kapur untuk menjaga kelestarian cagar budaya ini," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.