Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Alun-alun Bandung Siap Dibuka Kembali

📅 Sabtu, 29 Nov 2025, 18:55 WIB | Oleh:
Alun-alun Bandung Siap Dibuka Kembali Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Ruang publik favorit warga Kota Bandung, Alun-alun Bandung, segera dibuka kembali setelah melalui proses revitalisasi selama empat bulan.

Pekerjaan fisik telah rampung 100 persen dan kini memasuki tahap akhir pembersihan serta perapihan sebelum resmi dibuka untuk umum pada pertengahan Desember 2025.

Plt. Kepala Bidang Pertamanan dan Dekorasi Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung, Yuli Ekadianty, menjelaskan revitalisasi kali ini tidak mengubah konsep dasar alun-alun, melainkan melakukan penyempurnaan fasilitas publik yang dibutuhkan masyarakat.

“Rumput sintetis yang menjadi ikon alun-alun masih tetap ada. Yang kami lakukan adalah menata ulang fasilitas pendukung seperti pagar, jalur masuk untuk disabilitas, drainase, dan area duduk,” ujar dia, Kamis (27/11).

Salah satu fokus perbaikan di Alun-alun Bandung adalah penyediaan akses khusus bagi penyandang disabilitas. Sebelumnya, jalur masuk bagi pengguna kursi roda dan difabel belum memadai, sehingga membatasi akses mereka ke area tengah alun-alun.

“Kini kami siapkan jalur yang memudahkan mereka menikmati alun-alun, tidak lagi hanya melihat dari luar pagar,” jelas Yuli.

Selama ini genangan air menjadi salah satu masalah utama ketika hujan turun di kawasan alun-alun. Dalam revitalisasi tahun ini, sistem drainase diperbaiki dengan menambah saluran pembuangan air langsung ke luar area taman.

“Ketika hujan, air kini akan cepat terbuang sehingga tidak mengganggu pengunjung,” kata Yuli.

DPKP juga menambahkan fasilitas tempat duduk di pinggir area rumput sintetis, sehingga orang tua yang menemani anak bermain tidak harus ikut menginjak rumput. Selain itu, kini tersedia tempat penyimpanan sepatu agar pengunjung lebih tertib saat memasuki area utama.

Seluruh pagar alun-alun juga diperbaiki dan diperkuat. Selain mendukung estetika, pagar ini merupakan bentuk pengaturan agar pengunjung dapat masuk melalui jalur yang sudah tertata.

Meski proses revitalisasi belum sepenuhnya selesai, DPKP menemukan beberapa kasus pengrusakan fasilitas taman di tempat lain, termasuk pencurian kabel, lampu, dan pompa air. Karena itu, Yuli mengajak masyarakat sama-sama menjaga fasilitas baru yang akan dinikmati bersama.

“Kalau ruang publik kita bagus, yang menikmati masyarakat sendiri. Jadi mari bersama-sama menjaga, tidak merusak, tidak melakukan vandalisme,” ujar dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.