Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tragedi Padang Pariaman: Jembatan Koto Buruak Ambruk, Seorang Ibu Terjatuh Bersama Anak

📅 Jumat, 28 Nov 2025, 06:30 WIB | Oleh:
Tragedi Padang Pariaman: Jembatan Koto Buruak Ambruk, Seorang Ibu Terjatuh Bersama Anak Doc: ANTARA/HO-istimewa
Ket. Kondisi Jembatan Koto Buruak, Kecamatan Lubuak Aluang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar yang ambruk pada Kamis pagi.

PARIAMAN - Jembatan Koto Buruak di Kecamatan Lubuak Aluang, Padang Pariaman, Sumatera Barat ambruk pada Kamis sekitar pukul 09.00 WIB akibat hujan lebat dan debit sungai tinggi.

Seorang ibu terjatuh bersama anaknya, sementara ribuan warga terancam terisolasi karena akses jalan alternatif jauh. Pemerintah daerah meminta bantuan pusat untuk perbaikan darurat.a

"Jembatan Koto Buruak baru saja putus. Innalilahi wa innailaihi Raji'un, ketika jembatan ini putus ada seorang ibu yang mengendarai sepeda motor bersama anaknya jatuh bersama jembatan," kata Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis di Lubuak Aluang, Kamis.

Ia mengatakan beruntung anaknya berhasil ditemukan dan sedang mendapatkan perawatan medis sedangkan sang ibu usia 52 tahun masih dalam pencarian.

Akibat peristiwa tersebut ribuan warga terancam terisolasi sebab jembatan lainnya yaitu Jembatan Kayu Gadang juga ambruk pada 2023 akibat cuaca ekstrem. Pemerintah setempat saat ini masih meminta bantuan pemerintah pusat untuk memperbaiki jembatan tersebut.

Meskipun masih ada akses jalan lainnya yaitu di Kecamatan Batang Anai namun jalan yang dilalui relatif jauh.

Diketahui jembatan Koto Buruak rencananya sebagai jalan lingkar atau alternatif jalur Kota Bukittinggi-Padang karena ruas jalan nasional Kecamatan 2x11 Enam Lingkung hingga Kecamatan Batang Anai, Padang Pariaman sering macet apalagi saat libur Lebaran.

Meskipun rencana tersebut belum terealisasi namun jembatan dengan panjang 185 meter tersebut telah menjadi infrastruktur vital di Padang Pariaman karena dapat mendekatkan jarak tempuh warga ke pusat pemerintahan dan perekonomian.

Diketahui Padang Pariaman dan sekitarnya mengalami cuaca ekstrem yakni hujan dengan intensitas lebat disertai angin semenjak sepekan terakhir yang mengakibatkan banjir, longsor, dan pohon tumbang di banyak lokasi di kabupaten itu.

Oleh karena itu, John Kenedy Azis meminta bantuan pemerintah provinsi dan pusat untuk tidak saja membantu menangani bencana namun memperbaiki infrastruktur yang rusak karena pihaknya keterbatasan anggaran.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat menetapkan status tanggap darurat bencana akibat terjadinya banjir, longsor, dan pohon tumbang di berbagai lokasi di daerah itu akibat cuaca ekstrem yang terjadi semenjak Jumat (21/11).

"Semua personel terkait harus bergerak cepat, fokus pada keselamatan warga dan penanganan darurat,” kata Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis di Parik Malintang.

Ia mengatakan penetapan tersebut berdasarkan kajian yang dilakukan pemerintah setempat dengan melihat dampak bencana, keterbatasan sumber daya lokal, serta rekomendasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Pariaman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Boleh Juga Jalan-jalan ke K...
Daerah
Skabies Menyerang Warga Bin...
Daerah
Antisipasi Banjir, Pemkot D...
Daerah
Gempa Bumi M6.1 Guncang Sum...
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.