Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jubir Kemlu: KJRI Hong Kong Salurkan Bantuan WNI Korban Kebakaran

📅 Jumat, 28 Nov 2025, 15:30 WIB | Oleh:
Jubir Kemlu: KJRI Hong Kong Salurkan Bantuan WNI Korban Kebakaran  Doc: RRI/Retno Mandasari
Ket. Juru bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang (kiri)

JAKARTA - Konsulat Jenderal RI (KJRI) Hong Kong dan Satgas Pelindungan WNI KJRI kembali menuju lokasi kebakaran. Kunjungan dilakukan pasca terjadinya kebakaran hebat di kompleks perumahan di Distrik Tai Po, sebuah kawasan pinggiran di Wilayah Baru, Rabu (26/11).

“Saat ini Konjen RI di Hong Kong dan sejumlah besar Satgas Pelindungan WNI KJRI kembali menuju lokasi kebakaran. Untuk mengunjungi warga kita yang tinggal di bbrp shelter di dekat lokasi kejadian,” kata juru bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, Jumat (28/11) di Jakarta.

Yvonne menyebut, dalam kunjungan itu tim KJRI Hong Kong turut menyalurkan bantuan kepada WNI. “Satgas juga membawa bantuan makanan, minum dan barang-barang yang dibutuhkan, tidak hanya oleh warga kita tapi juga bagi mereka yang terdampak,” ujar dia.

“KJRI terus lakukan koordinasi intensif dgn perwakilan terkait pemerintah Hong Kong, LSM, ormas PMI dan diaspora Indonesia lainnya.”

Sementara, Yvonne mengungkapkan jumlah WNI yang menjadi korban kebakaran baik yang terluka maupun meninggal masih sama. Namun, salah seorang WNI yang terluka telah diperbolehkan keluar dari rumah sakit.

“Belum ada konfirmasi lagi mengenai adanya PMI-WNI yang meninggal atau terluka, masih tetap 2 PMI meninggal dan 2 PMI luka. Dari 2 orang yang dirawat, terhitung kemarin satu orang sudah keluar dari rumah sakit saat ini tinggal di kediaman majikan,” tutur dia.

“Sementara satu lainnya, sudah dalam kondisi stabil dan tinggal menunggu diperbolehkan keluar dari rumah sakit.”

Adapun polisi telah menangkap tiga pria atas dugaan pembunuhan terkait kebakaran di distrik Tai Po, sebuah kawasan pinggiran di Wilayah Baru, dilansir AP. Sedangkan, ratusan warga dievakuasi saat api menyebar ke tujuh dari delapan menara di kompleks Wang Fuk Court. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.