Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

22 Desa di Nagan Raya Aceh Terendam Banjir Setinggi 1,8 Meter

📅 Jumat, 28 Nov 2025, 19:26 WIB | Oleh:
22 Desa di Nagan Raya Aceh Terendam Banjir Setinggi 1,8 Meter Doc: ANTARA/HO-Dok. Pribadi/Sudirman
Ket. Kondisi permukiman warga di Desa Blang Meurandeh, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, pasca terjangan banjir bandang yang menyebabkan sebagian lahan warga hilang dan berubah menjadi aliran sungai, Jumat (28/11).

NAGAN RAYA, ACEH- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh mencatat sebanyak 22 desa tersebar di tiga kecamatan terendam banjir dengan ketinggian air berkisar antara 50 centimeter hingga mencapai di atas 1,8 meter.

“Saat ini banyak infrastruktur yang rusak akibat bencana banjir, banyak masyarakat kehilangan harta benda serta surat-surat berharga dan penting,” kata Koordinator Pusdalops BPBD Nagan Raya, Aceh, Agussalim kepada Antara, Jumat.

Adapun kecamatan yang terdampak banjir, diantaranya di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang meliputi Desa/Gampong Blang Puuk, Gampong Blang Meurandeh, Gampong Babah Suak, Gampong Kuta Teungoh.

Kemudian di Kecamatan Darul Makmur meliputi Gampong Ujong Lamie, Gampong Lamie, Gampong Kuta Trieng, Gampong Geulagang Gajah, Gampong Kaye Unoe, Gampong Tuwi Buya, Gampong Suak Palembang, Gampong Alue Wakie, Gampong Gunong Cut.

Banjir juga merendam sembilan desa di Kecamatan Tripa Makmur, Nagan Raya, Aceh, yakni Desa/Gampong Panten Pange, Ujong Krueng, Mon Dua, Neubok Yee PP, Neubok Yee PK, Pasie kebeu Dom, Lueng Keube Jagat, Drien Tujoh serta Desa Babah Lueng.

Agussalim mengatakan, bencana alam yang terjadi di kawasan tersebut akibat hujan deras dan angin kencang, yang melanda Kabupaten Nagan Raya, sejak Rabu (26/11) lalu sehingga menyebabkan debit air Sungai/Krueng Beutong dan Krueng Tripa meuluap.

Akibatnya, menyebabkan permukiman warga tergenang air dengan ketinggian air berkisar antara 50 centimeter hingga 180 centimeter.

“Banjir juga menyebabkan putusnya akses jalan nasional,” katanya menambahkan.

Agussalim mengatakan, bencana alam tersebut juga mengakibatkan rumah warga tertimbun material lumpur sedalam 10 centimeter hingga 30 centimeter.

“Kami juga terus berupaya membantu masyarakat yang terdampak banjir,” kata Agussalim. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.