Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pegawai Tidak Dapat Dipercaya, Sulit Dipertahankan. Kasir Minimarket Malah Jadi Pencuri

📅 Kamis, 27 Nov 2025, 13:21 WIB | Oleh:
Pegawai Tidak Dapat Dipercaya, Sulit Dipertahankan. Kasir Minimarket Malah Jadi Pencuri Doc: ist
Ket. minimarket

JAKARTA -  Sangat disayangkan sepasang kekasih menjadi pencuri. Padahal ini dilakukan di tempat kerja sendiri, minimarket Bandara Soetta. Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Polda Metro Jaya, berhasil menangkap sejoli berinisial TW (21) dan BTP (23). Keduanya kedapatan melakukan tindak pidana pencurian/penggelapan uang kasir minimarket di Terminal 1A keberangkatan Bandara Soetta.

"Keduanya telah ditetapkan tersangka," ucap Kapolres Bandara Soekarno Hatta Kombes Ronald Sipayung, di Tangerang, Kamis. Dia mengatakan pengungkapan kasus pencurian atau penggelapan uang di salah satu minimarket ini atas Laporan Polisi Nomor: LP/B/113/X/2025/SPKT/Polresta Bandara Soetta/Polda Metro Jaya, tertanggal 15 Oktober 2025 oleh Putra Pamungkas, selaku Asisten Manager Komer Retail minimarket.

"Laporannya terdapat selisih uang hasil transaksi saat dilakukan cash opname. Ditemukan kekurangan uang dari safe drop sebesar Rp3 juta," tuturnya. Atas temuan tersebut, kata Ronald, tim penyidik dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) langsung melakukan penelusuran melalui rekaman CCTV.

Jadi ini bukan pertama kali. Pada tanggal 4 Oktober, kejadian serupa juga muncul dengan nilai kerugian Rp3.600. Total kerugian yang dialami perusahaan mencapai Rp6.600," ungkap dia.

Ditambahkan Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno Hatta, Kompol Yandri Mono bahwa hasil pemeriksaan beberapa bukti rekaman CCTV terdapat indikasi pencurian dilakukan oleh tersangka TW yang merupakan kasir dari minimarket tersebut.

Tersangka TW ini tidak beraksi sendiri melainkan adanya keterlibatan pasangan kekasihnya yakni BTP. "Keduanya memiliki peran masing masing dalam kasus pencurian dan penggelapan ini," katanya. Yandri menerangkan, berdasarkan pengakuan TW bahwa ia berperan mengambil uang perusahaan sebanyak tiga kali dengan total Rp6.076.

Kemudian, dirinya memberikan seluruh uang hasil kejahatan kepada pacarnya dan aksi tersebut atas suruhan dengan janji uang akan diganti. "Kami menyita barang bukti dari TW seragam minimarket, ID Card karyawan, Pas Bandara, serta rekaman CCTV yang memperlihatkan aktivitas mencurigakan," ujarnya.

Dia menambahkan, tersangka BTP mengaku menerima uang hasil kejahatan dan menggunakannya untuk judi online serta keperluan pribadi seperti jalan-jalan dan makan. Atas perbuatan kedua tersangka, pihaknya menjerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. "Dengan ancaman pidana tujuh tahun penjara," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (3)

Taulaju kurase
Taulaju kurase
14 Apr 2026, 21:22 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Taulaju kurase
Taulaju kurase
14 Apr 2026, 21:22 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Taulaju kurase
Taulaju kurase
14 Apr 2026, 21:22 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.