Ada Apa Presiden Prabowo Mendadak Panggil Bahlil hingga Menkeu Purbaya ke Istana?
Kamis, 27 Nov 2025, 16:25 WIBJKARTA -Â Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis sore, untuk membahas isu strategis menjelang Natal dan Tahun Baru 2026.
Pertemuan itu diperkirakan menyoroti kesiapan pasokan energi, terutama subsidi LPG 3 kilogram, serta penanganan bencana dan kondisi perekonomian daerah.
Termasuk Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga turut di[anggil. Namun ada materi apa terkait pemanggilan itu masih menunggu hasil pertemuan.
Pewarta ANTARA di lokasi melaporkan sejumlah menteri mulai berdatangan ke Istana Kepresidenan, Jakarta sekitar pukul 14.50 WIB. Selain Bahlil dan Purbaya, pejabat yang telah tiba adalah Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.
Purbaya sesaat setelah tiba mengatakan rapat dengan Presiden Prabowo akan membahas sejumlah hal, termasuk mengenai subsidi liquid petroleum gas (LPG).
"Rapat katanya ada yang berhubungan dengan subsidi LPG, gas itu," kata Purbaya.
Sementara itu, Wamendagri Bima Arya mengatakan rapat terbatas sore ini kemungkinan akan membahas mengenai penanganan bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah serta terkait infrastruktur dan perekonomian di daerah.
"Sepertinya antara lain begitu (membahas penanganan bencana). Kelihatannya ada juga hal-hal lain seperti infrastruktur di daerah, kondisi perekonomian di daerah, dan lain-lain," ucap dia.
Sebelumnya, Bahlil memastikan pemerintah akan menambah volume LPG bersubsidi 3 kilogram untuk menjaga ketersediaan pasokan selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Keputusan tersebut telah disepakati dalam rapat koordinasi bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria. Rapat tersebut secara khusus membahas kesiapan pasokan energi, terutama LPG bersubsidi.
"Kemarin, kami melakukan rapat dengan Menteri Keuangan Pak Purbaya dan Kepala BUMN Pak Doni Oskaria untuk membahas tentang subsidi LPG menjelang Natal dan Tahun Baru ini. Karena harus kita pastikan semuanya harus clear," ujar Bahlil setelah menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta (26/11).
Bahlil menyampaikan kesiapan pasokan energi harus menjadi perhatian agar masyarakat tidak mengalami kelangkaan selama masa liburan akhir tahun.
Pemerintah telah menyepakati adanya penambahan volume LPG bersubsidi dari yang sebelumnya 8,2 juta metrik ton menjadi 8,4 hingga 8,5 juta metrik ton.
"Di situ, di salah satu disepakati adalah ada kenaikan volume LPG dari kurang lebih 8,2 (juta metrik ton) menjadi 8,4 atau 8,5. Angkanya saya lupa data rincinya," katanya.
- menteri keuangan
- purbaya yudhi sadewa
- menkeu purbaya
- bahlil lahadalia
- presiden prabowo
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
AS-Venezuela Sepakat Berkolaborasi Sukseskan Pemilu Presiden
-
Universitas Lambung Mangkurat Bantu Desa Tirta Jaya Kembangkan Agroekoeduwisata Terpadu
-
Sempat Anjlok 2,5 Persen, Pelantikan Suahasil Nazara Selamatkan IHSG dari Jurang Merah
-
Kelaparan Rambah Bumi, 11,7 Juta Perempuan Kini Terancam Krisis Pangan Akut
-
NTB Siapkan Lahan untuk Markas Kodam Baru Seluas 70 Hektare
-
Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan
-
Daerah Lain Bisa Meniru, Pemkab Karawang Buka Ribuan Lowongan, Desil 1-3 Langsung Diterima Kerja
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.